<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1014">
<titleInfo>
<title>Uji Efektivitas Antidiabetes Ekstrak Kulit Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) Terhadap Mencit (Mus musculus) yang Diinduksi Glukosa</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nucifera</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Farmasi</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2014</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Kayu manis mengandung flavonoid yang bekerja dengan meningkatkan metabolisme glukosa menjadi energi. Proses tersebut meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin sehingga kadar gula dalam darah menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak kulit kayu manis (Cinnamomum burmannii) dalam mengatasi hiperglikemia atau diabetes mellitus. Penelitian ini termasuk jenis eksperimental laboratorik yang menggunakan pendekatan “Post test only control group design” dengan menggunakan binatang percobaan sebagai objek penelitian, dimana  15 ekor mencit putih jantan dengan berat 20 sampai 30 gram yang dibagi dalam 5 kelompok perlakuan. Seluruh mencit dibuat hiperglikemia dengan diinduksi glukosa 200 mg/30 g BB. Setelah kadar glukosa darah awal mencit diukur, pada kelompok I diberi Na.CMC sebagai kontrol negatif, kelompok II diberi ekstrak kulit kayu manis 7,8 mg/30 g BB, kelompok III diberi ekstrak kulit kayu manis 15,6 mg/30 g BB, kelompok IV diberi ekstrak kulit kayu manis 31,2 mg/30 g BB, dan kelompok V diberi suspensi Glibenklamid 0,02 mg/30 g BB sebagai kontrol positif, lalu kadar glukosa darah mencit diukur dengan menggunakan glukometer. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak kulit kayu manis dapat menurunkan kadar glukosa darah pada mencit, dibuktikan dengan nilai F hitung perlakuan yang lebih besar yakni 189,8 dari pada nilai F tabel 5% dan 1% yakni 2,05 dan 3,55.

Kata kunci : Kayu Manis, Diabetes, dan Mencit.</note>
<classification>SKRIPSI FAR510</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI FAR510</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">FAR510</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>FAR510</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1303" url="" path="/bab I.docx" mimetype="application/msword">Uji Efektivitas Antidiabetes Ekstrak Kulit Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) Terhadap Mencit (Mus musculus) yang Diinduksi Glukosa</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1014</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-21 13:49:42</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-21 13:51:39</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>