<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1029">
<titleInfo>
<title>ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT Pb DAN Cd PADA KERANG BULU (Anadara antiqulata) DI MUARA SUNGAI TALLO MAKASSAR</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ANISA AMIR</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Farmasi</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Salah satu potensi sumber daya alam laut di indonesia yang dapat
dimanfaatkan sebagai sumber protein untuk kehidupan manusia adalah kerang bulu.
Namun kerang juga adalah salah satu hewan laut yang paling efisien mengakumulasi
logam berat. Hal ini disebabkan karena kerang hidup di lapisan sedimen dasar
perairan, bergerak sangat lambat, dan makanannya adalah detritus di dasar perairan,
sehingga peluang masuk logam berat ke dalam tubuh kerang sangat besar. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui berapakah kandungan mineral logam berat Pb dan Cd
pada kerang bulu dan apakah kandungan mineral logam berat Pb dan Cd pada kerang
bulu (Anadara antiqulata) yang didapatkan di Muara Sungai Tallo masuk dalam
kriteria BSN atau badan standarisasi nasional. Metode analisa yang digunakan pada
penelitian ini yaitu Spektro serapan atom dengan masing-masing panjang gelombong
maksimum untuk Pb 283,3 dan Cd 228,8. Kerang bulu diambil di sekitar muara
sungai Tallo Makassar dan penentuan titik pengambilan sampel berjumlah 3 titik
(Titik A, Titik B,dan Titik C). Destruksi basah digunakan pada penelitian ini untuk
memisahkan unsur-unsur logam yang ada pada sampel kerang bulu (Anadara
antiqulata). Hasil penelitian menunjukkan Kandungan logam berat Pb Titik A
sebesar 1,53 mg/kg, Titik B 0,85 mg/kg dan Titik C sebesar 2,04 mg/kg. Kandungan
logam berat Cd pada Titik A sebesar 1,02 mg/kg, Titik B sebesar 0,24 mg.kg dan
untuk Titik C sebesar 0,47 mg/kg. Pada setiap Titik pengamatan nilai kadar Pb
tertinggi terdapat di Titik C sebesar 2,04 mg/kg. Dari hasil penelitian dapat
disimpulkan bahwa tingginya kandungan logam Pb telah melewati ambang batas
cemaran logam dalam pangan yang telah ditetapkan oleh BSN untuk logam berat Pb
sebesar 1,5 mg/kg.
Kata Kunci : Kerang Bulu (Anadara antiqulata), Spektro serapan atom,
Destruksi basah</note>
<classification>SKRIPSI FAR0537</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI FAR0537</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">FAR0537</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>FAR0537</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1321" url="" path="/SKRIPSI lengkap Anisa Amir.pdf" mimetype="application/pdf">Analisis kandungan logam berat Pb dan Cd pada kerang bulu (Anadara antiqulata) di Muara Sungai Tallo Makassar</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1029</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-21 14:09:40</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-21 14:12:53</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>