<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1035">
<titleInfo>
<title>PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI GELATIN TAUT SILANG DARI LIMBAH SISIK DAN TULANG IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus sp.)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MUH. FARIS HIDAYAT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Farmasi</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2017</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Sumber gelatin alternatif yang halal salah satunya bersumber dari ikan dan 
peningkatan kualitas gelatin dapat dilakukan dengan proses taut silang. Penelitian ini 
bertujuan untuk menemukan sumber gelatin baru yang halal bersumber dari ikan kakap 
merah (Lutjanus sp.) dan meningkatkan kualitasnya dengan proses taut silang 
menggunakan bahan gliserol, glukosa, kitosan, NaCMC, dan sukrosa sebagai bahan 
pentaut silang. Sampel yang digunakan ialah bagian sisik dan tulang ikan kakap merah 
(Lutjanus sp). Hasil ekstraksi gelatin terlebih dahulu di karakterisasi awal berupa 
viskositas, titik gelatinisasi, waktu gelatinisasinya dan analisis FTIR, kemudian di taut 
silang dengan menggunakan metode pemanasan (metode termal). Kemudian hasil taut 
silang diukur karakteristiknya berupa pengukuran viskositas, titik gelatinisasi, waktu 
gelatinisasi dan analisis FTIR.
Hasil penelitian diperoleh bahwa gelatin dari limbah sisik ikan dan tulang ikan 
setelah tertaut silang, dapat menjadi alternatif sumber gelatin halal. Ekstraksi gelatin 
menghasilkan rendamen sebesar 16,62% untuk gelatin sisik ikan dan 8,50 % untuk 
gelatin tulang ikan. Karakteristik gelatin taut silang dari limbah ikan diperoleh 
peningkatan viskositas yang paling tinggi oleh taut silang antara gelatin sisik ikan 
dengan bahan pentaut ialah sukrosa teroksidasi, glukosa, dan NaCMC sebesar 80,65 %, 
72,42 %, 68,45 %. Titik gelatinisasi yang paling baik diperoleh dari hasil taut silang 
antara sisik dan tulang ikan dengan bahan NaCMC yaitu 4oC, sedangkan untuk waktu 
gelatinisasi yang paling baik adalah hasil taut silang antara sisik ikan dengan bahan 
pentaut sukrosa selama 3 menit, 33,59 detik. Spektra FTIR menunjukan terjadinya 
perubahan gugus fungsi dari gelatin sebelum tertaut silang dan sesudah tertaut silang. 
Gelatin sisik ikan tertaut silang sukrosa menunjukan karakteristik yang paling baik.
Kata Kunci : Gelatin, taut silang, ikan kakap, metode termal, karakteristik.</note>
<classification>SKRIPSI FAR546</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI FAR546</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">FAR546</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>FAR546</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1328" url="" path="/70100113048-Muh. Faris Hidayat.pdf" mimetype="application/pdf">PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI GELATIN TAUT SILANG DARI  LIMBAH SISIK DAN TULANG IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus sp.)</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1035</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-21 14:18:37</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-21 14:21:08</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>