<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1037">
<titleInfo>
<title>UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI HASIL FRAKSINASI KULIT BATANG BIDARA (Ziziphus mauritiana)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>BAJIAH FATIMA MANSYUR</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Farmasi</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Antibakteri adalah suatu senyawa yang digunakan untuk menghambat bakteri.
Antibakteri dari obat tradisional secara umum dinilai lebih aman dari pada
penggunaan obat modern karena obat tradisional memiliki efek samping yang relatif
lebih sedikit dari pada obat modern. Kulit Batang Bidara (Ziziphus mauritiana)
merupakan salah satu bahan yang memiliki daya hambat terhadap bakteri. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui potensi kulit batang bidara (Ziziphus mauritiana)
sebagai antibakteri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah true
eksperimental dengan beberapa pengujian antara lain identifikasi golongan senyawa
dan uji daya hambat antibakteri. Kulit batang bidara (Ziziphus mauritiana) diekstraksi
dengan metanol, diuji daya hambat antibakteri kemudian identifikasi golongan
senyawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit batang bidara berpotensi
sebagai antibakteri dengan luas zona hambat 9 mm untuk Staphylococcus aureus dan
10,7 mm untuk Escherichia coli dan mengandung senyawa Fenol, Flavonoid dan
Senyawa organik.
Kata kunci: Ekstrak Kulit Batang Bidara (Ziziphus mauritiana), Antibakteri</note>
<classification>SKRIPSI FAR538</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI FAR538</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">FAR538</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>FAR538</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1330" url="" path="/BAJIAH FATIMA MANSYUR.pdf" mimetype="application/pdf">Uji Aktivitas Antibakteri Hasil Fraksinasi Kulit Batang Bidara (Ziziphus mauritiana)</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1037</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-21 14:19:43</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-21 14:22:44</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>