<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="110">
<titleInfo>
<title>Formulasi Sediaan Gel Ekstrak Air Bunga Rosella
(Hibiscus sabdariffa L.) Terhadap Penyembuhan Luka
Sayat pada Kelinci (Oryctolagus cuniculus)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nur Hidayah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Farmasi</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">CD-ROM</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Rosella memiliki kandungan  senyawa saponin, flavonoid dan tanin yang 
dapat berperan  dalam  penyembuhkan luka sayat.  Dalam  penelitian  ini  dilakukan
uji aktivitas penyembuhan luka sayat pada kelinci (Oryctolagus cuniculus) dengan 
menggunakan sediaan gel ekstrak air bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.). 
Tujuan penelitian ini  adalah  untuk mengetahui  aktivitas penyembuhan terhadap 
luka sayat pada kelinci (Oryctolagus cuniculus) dan konsentrasi optimum pada 
sediaan gel  ekstrak air bunga rosella.  Ekstrak air Bunga Rosella (Hibiscus 
sabdariffa L.) diformulasikan menjadi sediaan gel menggunakan basis Karbomer 
dengan tiga konsentrasi yaitu 5%, 10% dan 15%, selain itu kontrol positif yang 
digunakan yaitu  Bioplacenton®  sedangkan kontrol negatif menggunakan basis 
gel.  Luka sayat  dilakukan  pada kelinci  (Oryctolagus cuniculus)  dengan panjang 
luka yaitu 3 cm  dan  kedalaman 2 mm hingga menembus lapisan kulit dermis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelinci yang diberikan gel dengan 
konsentrasi 5%, 10% dan 15%  memiliki nilai persentase rata-rata penyembuhan 
luka  berturut-turut  yaitu 17,66%, 15,33% dan 12,33%. Dapat disimpulkan dari 
hasil uji Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) 
bahwa sediaan gel yang memberikan efek penyembuhan luka sayat yang paling 
baik adalah sediaan  gel ekstrak air bunga rosella  (Hibiscus sabdariffa L.)  dengan 
konsentrasi 15%.
Kata kunci : Bunga Rosella, Luka Sayat, Gel</note>
<classification>FAr 404</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>FAr 404</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">FAr 404</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library (Multimedia FKIK)</sublocation>
<shelfLocator>FAr 404</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="56" url="" path="/SKRIPSI NUR HIDAYAH.pdf" mimetype="application/pdf">Formulasi Sediaan Gel Ekstrak Air Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) Terhadap Penyembuhan Luka Sayat pada Kelinci (Oryctolagus cuniculus)</slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image>SAMPUL_SKRIPSI_IMPUT.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>110</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-02-10 11:06:24</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-02-10 11:06:49</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>