<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1136">
<titleInfo>
<title>MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN IBU HAMIL PADA NY “J” DENGAN ABORTUS INKOMPLIT DI RSUD SYEKH YUSUF GOWA TANGGAL 26 -27 APRIL 2017</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SARAS YULISTINA HARJU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Kebidanan</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2017</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Abortus Inkomplit adalah pengeluaran sebagian konsepsi pada kehamilan sebelum 
20 minggu tetapi sebagian teringgal (biasanya jaringan plasenta). Setelah tejadi abortus 
dengan pengeluaran jaringan, pendarahan berlangsung terus menerus. Perdarahan 
memanjang, Terjadi infeksi ditandai suhu tinggi, kanalis servikalis terbuka, dapat diraba 
jaringan dalam rahim merupakan ciri dari abortus inkomplit. Komplikasi yang dapat terjadi 
pada kasus abortus inkomplit yaitu pendarahan, perforasi atau perlukaan pada uterus, syok 
pada abortus biasa terjadi karena perdarahan dan karena infeksi berat, infeksi dapat terjai 
pada genetalia, kematian yang disebabkan oleh perdarahan.
Penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan Manajemen Asuhan Kebidanan Ibu 
Hamil dengan Abortus Inkomplit di RSUD Syekh Yusuf Gowa sesuai dengan 7 langkah 
Varney dan SOAP.
Hasil dari studi kasus yang dilakukan pada Ny “J” ditegakkan diagnosis dengan 
Abortus Inkomplit berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik. Ibu Ny “J, datang ke 
RSUD Syekh Yusuf Gowa dengan keluhan utama keluar darah dari jalan lahir, keluar darah 
dari jalan lahir sejak 1 minggu yang lalu awalnya sedikit kemudian keluar gumpalan dan 
terus keluar darah sedikit. Tampak lemah, composmentis, tekanan darah 110/70 mmHg, 
tinggi fundus uteri pertengahan simpisis pusat, ostium uteri terbuka 2 cm, uterus retrofleksi 
dan terdapat pelepasan darah. Pemeriksaan USG dengan kesan sangat mungkin abortus 
inkomplit. Pada pasien ini dilakukan penatalaksanaan berupa kuretase. Pemantauan 
dilakukan selama 2 jam post kuret. Keadaan ibu membaik, masih ada pengeluaran darah 
dari vagina dan masih ada nyeri tekan pada perut bagian bawah dan tidak ditemukan 
hambatan pada saat pelaksanaan tindakan.
Berdasarkan hasil dari studi kasus 7 langkah varney dan SOAP yang digunakan 
untuk proses penyelesaian masalah kebidanan, dapat disimpulkan bahwa pada Ny “J” 
ditegakkan diagnosa Abortus Inkomplit. Kuretase merupakan tatalaksana dari Abortus 
Inkomplit.
Daftar pustaka : 38 (2004-2016) 
Kata kunci : Abortus Inkomplit, kuretase</note>
<classification>SKRIPSI KEB69</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KEB69</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KEB69</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KEB69</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1431" url="" path="/SARAS YULISTINA.pdf" mimetype="application/pdf">MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN IBU HAMIL PADA NY &ldquo;J&rdquo; DENGAN ABORTUS INKOMPLIT DI RSUD SYEKH YUSUF GOWA TANGGAL 26 -27 APRIL 2017</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1136</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-22 13:35:00</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-22 13:37:06</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>