<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1138">
<titleInfo>
<title>GAMBARAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RSUD SYEKH YUSUF GOWA DAN RSUP DR WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR TAHUN 2013</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MAHDINA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Kebidanan</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2013</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Asfiksia pada bayi baru lahir atau asfiksia neonatorum adalah suatu keadaaan bayi baru lahir yang gagal bernafas secara spontan dan teratur segera setelah lahir. Asfiksia dapat mengakibatkan kematian dan diperkirakan satu juta anak yang bertahan setelah mengalami asfiksia saat lahir kini hidup dengan morbiditas jangka panjang seperti cerebral palsy, retardasi mental, dan gangguan belajar faktor-faktor risiko terjadinya asfiksia neonatorum adalah faktor ibu, faktor plasenta, faktor janin, dan faktor persalinan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor risiko kejadian asfiksia pada bayi baru lahir. Metode penelitian adalah pendekatan deskriptif dengan menggunakan teknik total sampling. Sampel dipilih berdasarkan data sekunder dan diperoleh 86 kasus di RSUD Syekh Yusuf Gowa dan 18 kasus di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.Penelitian ini dilakukan pada tanggal 3 Juli sampai 31 Juli 2013. Data dikumpulkan menggunakan lembar checklist.
Hasil penelitian menunjukkan dari 104 kasus asfiksia, faktor risiko berdasarkan umur ibu (20-35 tahun) sebanyak 65,39%, berdasarkan usia kehamilan (42 minggu) sebanyak 55,76%, berdasarkan persalinan lama (&#62;18 jam untuk multipara dan &#62;24 jam untuk primipara) sebanyak 58,65%, dan berdasarkan jenis persalinan (persalinan dengan tindakan) sebanyak 56,73%.
Berdasarkan hasil penelitian disarankan, kepada petugas kesehatan agar meningkatkan penyuluhan tentang Antenatal care, kesehatan reproduksi wanita, usia aman untuk hamil dan KB sehingga didapatkan ibu dan bayi yang sehat.
Kata Kunci : asfiksia neonatorum, partus lama, partus tindakan, usia kehamilan, umur ibu</note>
<classification>SKRIPSI KEB79</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KEB79</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KEB79</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KEB79</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1433" url="" path="/GAMBARAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN ASFIKSIA PADA.pdf" mimetype="application/pdf">Gambaran Faktor Risiko Kejadian Asfiksia Pada Bayi Baru Lahir Di RSUD Syekh Yusuf Gowa Dan RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar TAhun 2013.</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1138</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-22 13:35:54</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-22 13:38:59</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>