<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1143">
<titleInfo>
<title>GAMBARAN FAKTOR RISIKO  KEJADIAN  TBC PADA PASIEN RAWAT JALAN DI BALAI BESAR KESEHATAN PARU  MAKASSAR (BBKPM) TAHUN 2014</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HASMIYANTI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Kebidanan</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>311</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>TBC merupakan salah satu penyakit yang sudah di kenal sampai saat ini masih menjadi penyebab utama kematian di dunia. Penularan penyakit ini melalui perantaraan ludah atau dahak penderita yang mengandung basil tuberkulosis paru. TBC menyerang lebih dari 75% penduduk usia produktif, 20-30% pendapatan keluarga hilang pertahunnya akibat TBC. Menurut WHO TBC merupakan penyakit kedua setelah HIV/AIDS sebagai pembunuh terbesar di seluruh dunia karena agen menular tunggal. Di Indonesia diperkirakan terdapat 8 juta orang terserang TBC dengan kematian 3 juta orang. 
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor risiko kjadian TBC pada pasien rawat jalan di Balai Besar Kesehatan Paru Makassar Tahun 2014 dari 3 aspek yaitu: umur, jenis kelamin, dan status gizi. Penelitian dilaksanakan sejak tanggal 16 September-16 Oktober 2014. Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriptif, populasi sebanyak 513 orang dengan metode purposive sampling, di dapatkan sampel sebanyak 225 orang menggunakan data sekunder.
 	Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa dari 225 penderita TBC frekuensi tertinggi kejadian TBC  yaitu 190 penderita (84,4%) dengan kelompok umur  ≥15 Tahun  dan 35 (15,6%)  penderita dengan kelompok umur &#60; 15 tahun. Terdapat 134 orang (59,56%) dengan jenis kelamin laki-laki, 91 orang (40,44%) dengan jenis kelamin perempuan. Terdapat 148 orang (65,78%) dengan status gizi</note>
<classification>SKRIPSI KEB311</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KEB311</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KEB311</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KEB311</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1440" url="" path="/HASMIYANTI.docx" mimetype="application/msword">Gambaran Faktor Risiko Kejadian TBC Pada Pasien rawat Jalan di Balai Besar Kesehatan Paru Makassar Tahun 2014</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1143</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-22 13:59:22</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-22 14:02:17</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>