<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1146">
<titleInfo>
<title>Gambaran Faktor Risiko Kejadian Prolaps Uteri di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2014</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sri Armita Jamal</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Kebidanan</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2014</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Prolaps uteri merupakan suatu penyakit yang berpotensi menurunkan kualitas hidup perempuan. Pada stadium yang berat, prolaps uteri membuat seorang wanita sulit melakukan aktivitas sehari-hari karena sakit yang dirasakan. Sebanyak 50% wanita yang telah melahirkan di perkirakan akan mengalami beberapa derajat prolaps uteri.  

   Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 106 orang yang dipilih secara purposive sampling dengan menggunakan data sekunder pada bulan Januari sampai Desember 2013.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 106 penderita prolaps uteri kejadian prolaps uteri dengan frekuensi tertinggi yaitu 92 penderita (86,80%) dengan kelompok umur ≥45 tahun, 98 orang (92,45%) dengan paritas ≥3 anak, 18 orang (16,98%) kelompok risiko tinggi  dengan riwayat penyakit yang meningkatkan tekanan intra abdominal, 77 orang (72,65%) dengan kelompok menopause.

Kesimpulan penelitian adalah bahwa kejadian prolaps uteri di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2014 yang menjadi faktor risiko utama adalah umur, paritas dan menopause.

Daftar Pustaka : 29 (2005 – 2013)
Kata kunci : Faktor risiko, prolaps uteri, umur, paritas, dan riwayat penyakit, menopause</note>
<classification>SKRIPSI KEB0304</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KEB0304</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KEB0304</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KEB0304</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1441" url="" path="/BAB 1 &amp; BAB VI.docx" mimetype="application/msword">Gambaran Faktor Risiko Kejadian Prolaps Uteri di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2014</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1146</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-22 14:02:14</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-22 14:03:53</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>