<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1180">
<titleInfo>
<title>GAMBARAN ANGKA KEJADIAN TRANSLOKASI IUD DI RSUD SYEKH YUSUF GOWA TAHUN PERIODE 2012-2013</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FITRAH RATNA HANDAYANI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Kebidanan</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2013</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>IUD (intrauterine Devices) adalah salah satu alat kontrasepsi yang telah lama digunakan sebagai upaya  mewujudkan Keluarga Berencana, salah satu komplikasi dari penggunaan IUD adalah adanya perforasi pada rahim dan sering ditemukan dapat bermigrasi ke dalam rongga peritoneal. 
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat deskriptif. Sampel pada penelitian ini adalah semua ibu yang mengunakan kontrasepsi akseptor KB IUD yang terdiagnosa kejadian translokasi IUD dan terdaftar pada rekam medik RSUD Syekh Yusuf Gowa yaitu sebanyak 16 orang periode tahun 2011-2013.
Hasil penelitian berdasarkan paritas penderita yang terbanyak mengalami translokasi IUD adalah 9 orang (56,25%) dengan paritas &#62;4 kali. Sedangkan kelompok pendidikan yang paling banyak mengalami translokasi pada tingkat pendidikan SMP yaitu sebanyak 8 orang atau (50%). Kelompok pekerjaan yang paling banyak mengalami translokasi IUD pada ibu yang bekerja yaitu sebanyak 9 orang atau (56,25%).
Kesimpulan penelitian adalah bahwa faktor resiko translokasi IUD adalah pada akseptor dengan paritas &#62;4 kali, pendidikan rendah dan bekerja. Diharapkan akseptor KB IUD selalu memeriksakan dirinya ke tempat pelayanan kesehatan jika terdapat keluhan serta secara rutin memeriksa benang IUD setiap kali haid. 




Kata Kunci       : IUD, Translokasi, Umur, Paritas, Pekerjaan, Pendidikan.
Daftar Pustaka : 28 (2008-2014)</note>
<classification>SKRIPSI KEB109</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KEB109</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KEB109</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KEB109</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
<slims:digital_item id="1478" url="" path="/Isi  KTI.docx" mimetype="application/msword">GAMBARAN ANGKA KEJADIAN TRANSLOKASI IUD 		DI RSUD SYEKH YUSUF GOWA TAHUN PERIODE 2012-2013</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1180</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-22 14:45:43</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-22 14:48:13</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>