<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1182">
<titleInfo>
<title>GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU PRIMIGRAVIDA TENTANG TANDA BAHAYA PADA NEONATUS DI PUSKESMAS KASSI-KASSI MAKASSAR TAHUN 2014</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RESKY AMELYA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Kebidanan</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2014</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Bayi baru lahir normal adalah bayi yang lahir dari kehamilan 37 minggu sampai 42 minggu dan berat badan lahir 2500 gram sampai 4000 gram. Neonatus adalah bayi yang baru lahir, berusia 0 – 28 hari. Menurut data WHO dalam pernyataan neonatus dunia menyatakan bahwa penyebab langsung kematian neonatus adalah infeksi (32%), asfiksia (29%), komplikasi prematuris (24%), kelainan bawaan (10%), dan lain-lain (5%). Tanda-tanda bahaya pada bayi baru lahir harus diwaspadai, dideteksi lebih dini untuk segera dilakukan penanganan agar tidak mengancam nyawa bayi. 
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu primigravida tentang tanda bahaya pada neonatus di puskesmas Kassi – Kassi Makassar (dilaksanakan 03 November – 03 Desember 2014). Jenis penelitian bersifat deskriptif dengan populasi sebanyak 72 orang dan diperoleh 61 sampel yang ditentukan secara accidental sampling dengan menggunakan data primer.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memiliki pengetahuan baik tentang tanda bahaya pada neonatus sebanyak 11 responden (18,03%) dan sebanyak 50 responden (81,97) berpengetahuan kurang.
Dengan demikian diharapkan bagi ibu hamil untuk lebih banyak mencari informasi baik dengan membaca, mengikuti penyuluhan, atau diskusi dengan petugas kesehatan agar mereka mampu mengaplikasikan pengetahuannya tentang tanda bahaya pada neonatus.

DaftarPustaka	:Literatur 23 (2007-2014)
Kata Kunci	: pengetahuan, primigravida, tanda bahaya neonatus</note>
<classification>SKRIPSI KEB319</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KEB319</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KEB319</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KEB319</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1479" url="" path="/KTI.docx" mimetype="application/msword">Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Primigravida Tentang Tanda Bahaya Neonatus di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar Tahun 2014</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1182</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-23 07:43:15</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-23 07:45:23</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>