<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1187">
<titleInfo>
<title>GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG  SIRKUMSISI PADA ANAK PEREMPUAN  DI LINGKUNGAN BONTOMANAI KECAMATAN BONTOMARANNU KABUPATEN GOWA TAHUN 2014</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FATURAHMI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Kebidanan</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2014</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Sirkumsisi perempuan adalah memotong atau membuang sebagian atau seluruh klitoris. Praktek sirkumsisi pada anak perempuan sudah menjadi tradisi disekelompok masyarakat tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang sirkumsisi pada anak perempuan di Lingkungan Bontomanai Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa tahun 2014. Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriptif dengan 50 sampel dan menggunakan data primer dan kuesioner. Data diolah secara manual dengan kalkulator dan ditampilkan dalam tabel distribusi frekuensi dan presentasi disertai penjelasan.
	Hasil penelitian yang diperoleh pengetahuan ibu tentang sirkumsisi pada anak perempuan berdasarkan umur yang terbanyak usia &#62;30 tahun (16%), berdasarkan tingkat pendidikan terbanyak SD dengan jumlah 19 orang (38%),berdasarkan tingkat pekerjaan yang terbanyak IRT dengan jumlah 47 orang (94%), berdasarkan sumber informasi yang terbanyak digunakan yaitu sumber lain dengan jumlah 44 orang (88%).
Dari hasil penelitian diharapkan bagi pelayanan kesehatan untuk lebih aktif melakukan penyuluhan tentang sirkumsisi pada anak perempuan. Dalam penelitian ini peneliti menyarankan kepada tenaga kesehatan agar dapat memberikan informasi kepada masyarakat tentang sunat perempuan dengan menjalin kerjasama dengan tokoh masyarakat dan tokoh  agama.
Kata kunci          : Sirkumsisi perempuan, Pengetahuan, Umur, Pendidikan, 
Pekerjaan,  Sumber informasi.
Daftar pustaka   :  2002-2013 (32 referensi</note>
<classification>SKRIPSI KEB315</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KEB315</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KEB315</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KEB315</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1484" url="" path="/BAB I,BAB II,BAB,III,BAB IV,BAB V,BAB,VI,DAFTAR PUSTAKA.docx" mimetype="application/msword">GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG  SIRKUMSISI PADA ANAK PEREMPUAN  DI LINGKUNGAN BONTOMANAI  KECAMATAN BONTOMARANNU KABUPATEN GOWA TAHUN 2014</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1187</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-23 07:57:22</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-23 07:59:45</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>