<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1190">
<titleInfo>
<title>KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN STATUS GIZI LEBIH DI PUSKESMAS BENTENG KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR TAHUN 2014</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ANDI NUR AWALIYAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Kebidanan</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2014</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Status gizi lebih adalah suatu keadaan dimana seseorang kelebihan berat badan sebagai akibat dari penumpukan lemak yang berlebihan. WHO menganjurkan jumlah gizi sebesar 150 kkal perhari pada trimester I, 350 kkal sehari pada trimester II dan III. Sementara di Indonesia berdasarkan Nasional Pangan dan Gizi ditentukan angka 285 kkal perhari selama kehamilan.
	Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik ibu hamil dengan status gizi lebih berdasarkan indicator IMT dengan variable penelitian yaitu pendidikan, pekerjaan, dan umur. Penelitian ini dilakukan tanggal 2 Juni – 30 Juni 2014 menggunakan metode deskriptif, Populasi sebanyak 920 orang dan dari 124 orang yang memiliki criteria inklusi dimana terdapat 54 orang yang memiliki gizi lebih dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling.
	Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan indikator IMT, status gizi lebih terbesar terdapat pada tingkat perguruan tinggi yaitu 16 orang (29,63%) dan status gizi lebih terkecil terdapat pada tingkat SD yaitu 7 orang (12,96%). Berdasarkan indicator IMT, status gizi lebih terbanyak didapatkan pada umur 20-35 tahun yaitu 38 orang (70,37%) dan status gizi lebih paling sedikit terdapat pada umur</note>
<classification>SKRIPSI KEB324</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KEB324</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KEB324</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KEB324</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1488" url="" path="/Copy of KTI lengkap Isi - Copy. terkhir.doc" mimetype="application/msword">KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN STATUS GIZI LEBIH DI PUSKESMAS BENTENG KABUPATEN  KEPULAUAN SELAYAR TAHUN  2014</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1190</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-23 08:03:10</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-23 08:05:08</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>