<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1226">
<titleInfo>
<title>Gambaran Kejadian Tingkat Hyperemesis Gravidarum di RSKD Ibu dan Anak Siti Fatimah Makassar tahun 2011</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Reski Amelia</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Kebidanan</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2012</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Hyperemesis Gravidarum adalah suatu keadaan (biasanya pada hamil muda), penderita mengalami mual muntah yang berlebihan, sehingga mengganggu aktifitas dan kesehatan penderita secara keseluruhan.
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui gambaran Kejadian Tingkat Hyperemesis Gravidarum di RSKD Ibu dan Anak Siti Fatimah Makassar tahun 2011. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan survey menggunakan data sekunder. Jumlah sampel 46 ibu hamil yang mengalami Hyperemesis Gravidarum. Data diperoleh dari hasil pencatatan dan pelaporan RSKD Ibu dan Anak Siti Fatimah Makassar tahun 2011.  
Hasil penelitian ini didapatkan bahwa gambaran kejadian Hyperemesis Gravidarum berdasarkan umur ibu lebih banyak terjadi pada umur 20-35 tahun yaitu 42 orang (91,3%),  berdasarkan graviditas lebih banyak terjadi pada gravid 1 dan &#62; 3 yaitu  31 orang (67,4%), berdasarkan umur kehamilan ibu lebih banyak terjadi pada umur kehamilan &#60; 16 minggu yaitu 37 orang (80,4%), berdasarkan tingkat pendidikan ibu lebih banyak terjadi pada tingkat pendidikan rendah yaitu 24 orang (52,2%) dan berdasarkan pekerjaan ibu lebih banyak terjadi pada pekerjaan tidak tetap yaitu 24 orang (52,2%).
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Hyperemesis Gravidarum lebih banyak terjadi pada usia ibu 20-35 tahun, graviditas 1 dan &#62; 3, dan pada umur kehamilan &#60; 16 minggu. Hyperemesis Gravidarum juga lebih banyak terjadi pada ibu dengan tingkat pendidikan  lebih rendah  dan bagi ibu yang tidak punya pekerjaan tetap.
Kata Kunci	: Graviditas, Hyperemesis Gravidarum, Pekerjaan, Tingkat Pendidikan,  Umur Ibu, Umur Kehamilan.
Daftar Pustaka 	: 21(2002-2012)</note>
<classification>SKRIPSI KEB0441</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KEB0441</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KEB0441</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KEB0441</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1526" url="" path="/BAB I-V.docx" mimetype="application/msword">Gambaran Kejadian Tingkat Hyperemesis Gravidarum di RSKD Ibu dan Anak Siti Fatimah Makassar tahun 2011</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1226</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-23 09:14:23</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-23 09:16:43</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>