<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1344">
<titleInfo>
<title>PENGARUH REMINISCENCE GROUP THERAPY TERHADAP STATUS HARGA DIRI LANSIA POST POWER SYNDROME DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAMATA</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>A.NUR SETYAWATI DWI SUHARDINI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Keperawatan</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Proses penuaan (aging process) merupakan proses alami yang ditandai dengan terjadinya penurunan serta perubahan kondisi fisik, psikologis maupun sosial dalam aktivitas sehari-hari yang menimbulkan penurunan produktivitas pada lansia terkhusus dalam bidang pekerjaan. Perubahan status dari bekerja menjadi tidak bekerja dapat menjadi faktor terjadinya stressor psikologis pada lansia yang dapat berkembang menjadi konsep diri yang negatif yakni perasaan tidak berharga. Reminiscence Group Therapy atau terapi kenangan merupakan salah satu jenis terapi dengan pendekatan perilaku dan kognitif yang dirancang khusus untuk meningkatkan status kesehatan mental pada lansia dengan menggunakan memori tentang hal-hal yang menyenangkan bagi lansia untuk memelihara kesehatan mental dan meningkatkan kualitas hidup.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh reminiscence group therapy terhadap status harga diri lansia post power syndrome. Metode penelitian menggunakan pre eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 11 orang responden lansia yang telah pensiun dengan post power syndrome.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 75% responden dengan harga diri rendah sebelum diberikan reminiscence group therapy. Hasil uji wilcoxon setelah reminiscence group therapy menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan yaitu P Value = 0,001 atau P</note>
<classification>SKRIPSI KEP11</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KEP11</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KEP11</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KEP11</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1644" url="" path="/A.NUR SETYAWATI DWI SUHARDINI.pdf" mimetype="application/pdf">Pengaruh Reminiscence Group Therapy Terhadap Status Harga Diri Lansia Post Power Syndrome Di Wilayah Kerja Puskesmas Samata</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1344</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-24 10:18:40</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-24 10:20:43</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>