<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1347">
<titleInfo>
<title>HUBUNGAN TINGKAT SPIRITUALITAS DAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA DENGAN DIABETES MELITUS</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>TRINI ANDINI MUHTAR</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Keperawatan</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Pendahuluan: Meningkatnya populasi lansia sejalan dengan persebaran penyakit yang 
terjadi pada lansia, salah satu penyakit yang terjadi pada lansia adalah diabetes melitus yang 
berpeluang menyebabkan komplikasi pada lansia. 
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat spiritualitas dan 
kualitas hidup pada lansia yang mengalami diabetes melitus di puskesmas kecamatan 
panakukang. 
Metode: Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 16 Mei sampai 30 Juni 2018 
dengan menggunakan metode deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. 
Responden dalam penelitian sebanyak 43 responden dengan teknik total sampling
yakni lansia yang mengidap diabetes melitus dan mengikuti program Prolanis. 
Hasil: Data gambaran tingkat spiritualitas sebanyak 53,5% responden memiliki 
tingkat spiritualitas yang baik dan pada sub variabel spiritualitas (1) hubungan dengan 
Allah swt kategori baik sebanyak 55,8% (2) hubungan dengan sesama kategori baik 
sebanyak 83,7% (3) hubungan dengan lingkungan kategori baik sebanyak 65,1% (4) 
hubungan dengan diri sendiri kategori baik sebanyak 72,1% dan (5) hubungan orang 
tua-anak kategori baik sebanyak 88,4%. Pada analisis bivariat didapatkan nilai 
p=0,385 atau p &#62;0,05 yang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan 
antara tingkat spiritualitas dan kualitas hidup pada lansia dengan diabetes melitus.
Sedangkan hubungan tingkat spiritualitas dan sub variabel persepsi kualitas hidup 
didapatkan hasil terdapat hubungan signifikan antara tingkat spiritualitas dan persepsi 
kualitas hidup keseluruhan lansia dengan nilai r= 0,390 dan nilai p=0,010 atau 
p</note>
<classification>SKRIPSI KEP8</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KEP8</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KEP8</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KEP8</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1646" url="" path="/Trini Andini Muhtar, FKIK.pdf" mimetype="application/pdf">HUBUNGAN TINGKAT SPIRITUALITAS DAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA DENGAN DIABETES MELITUS</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1347</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-24 10:28:04</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-24 10:30:47</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>