<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1495">
<titleInfo>
<title>GAMBARAN PELAKSANAAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DI RUANG PERAWATAN II RSUD POLEWALI MANDAR SULAWESI BARAT 2011</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>BAMBANG</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Keperawatan</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2011</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Permasalah utama dalam skripsi ini adalah bagaimana gambaran pelaksaanan  komunikasi terapeutik di Rumah sakit Umum Daerah Polewali Mandar. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai pelaksaanan  komunikasi terapeutik di Rumah sakit Umum Daerah Polewali Mandar.
Penelitian ini dilaksanakan pada 21 juli 2011, menggunakan metode penelitian survey deskriptif dengan populasi seluruh perawat pelaksana yang berjumlah 20 orang. Sampel diolah secara Total Sampling dengan jumlah 20 responden. Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah Observasi, analisa data yang digunakan adalah analisis univariat.  
Hasil  Penelitian  ini  menunjukan  mayoritas perawat hanya melakukan sebagian tahapan-tahapan Komunikasi  Terapeutik. Pada fase pre orientasi 16 responden (80,0 %), fase Pre orientasi 19 responden (95,0 %), fase kerja 18 responden (90,0 %), fase terminasi 19 responden (95,0 %) hanya melakukan sebagian, sedangkan sisanya dilakukan seluruh. Ini menandakan pelaksanaan komunikasi terapeutik di ruang perawatan II RSUD kurang baik atau kurang maksimal.
Berdasarkan penelitian ini disarankan bahwa tenaga perawat tetap mempertahankan komunikasi terapeutik yang sudah baik dan meningkatkan yang dengan pemberian atau mengikuti seminar dan pelatihan tentang Komunikasi terapeutik.</note>
<classification>SKRIPSI KEP266</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KEP266</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KEP266</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KEP266</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1803" url="" path="/SKRIPSI BAMBANG S. Kep.docx" mimetype="application/msword">Gambaran Pelaksanaan Komunikasi Terapeutik Perawat di ruang Perawatan II Rumah Sakit Umum Daerah Polewali Mandar</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1495</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-27 12:56:48</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-27 12:58:46</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>