<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1497">
<titleInfo>
<title>GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA PUTERI TENTANG RESIKO PERNIKAHAN DINI DI SMA NEGERI 2 BANTAENG</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>A.NUR WILDAYANTI BASRI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Keperawatan</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2012</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Pernikahan dini merupakan sebuah perkawinan dibawah umur yang target persiapannya belum dikatakan maksimal persiapan fisik, persiapan mental juga persiapan materi karena emosi yang masih labil, gejolak darah muda dan cara fikir yang belum matang. Perempuan yang menikah di usia dini memiliki banyak resiko, sekalipun ia sudah mengalami menstruasi. Penyakit yang banyak di derita di usia dini antara lain infeksi pada kandungan dan kanker mulut rahim. Secara medis, menikah di usia muda dapat mengubah sel normal (sel yang biasa tumbuh pada anak-anak) menjadi sel ganas yang akhirnya dapat menyebabkan infeksi kandungan dan kanker. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengetahuan remaja puteri tentang resiko pernikahan dini di SMA Negeri 2 Bantaeng
Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif. Metode sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling. Sampel yang diambil adalah remaja puteri SMA Negeri 2 Bantaeng dengan jumlah sampel 164 responden . Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 19 Juli - 21 juli 2012 menggunakan kuesioner yang dikembangkan oleh peneliti dan sudah  diujicobakan untuk memenuhi syarat validitas dan reliabilitas.
	Hasil penelitian berdasarkan uji frekuensi tentang tingkat pengetahuan remaja puteri tentang resiko pernikahan dini menunjukkan bahwa dari 164 responden sebagian besar berpengetahuan cukup yaitu 105 orang (64%), 39 orang (24%) yang berpengetahuan baik, dan 20 orang (12%) yang mempunyai pengetahuan kurang tentang resiko pernikahan dini. 
	Dengan hasil penelitian tersebut di harapkan remaja lebih memperluas lagi pengetahuan tentang resiko pernikahan dini, sehingga angka kesakitan dan kematian akibat pernikahan dini dapat di minimalkan</note>
<classification>SKRIPSI KEP290</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KEP290</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KEP290</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KEP290</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1807" url="" path="/A.Nur WiLdayanti Basri.docx" mimetype="application/msword">Gambaran Pengetahuan Remaja Puteri Tentang Resiko Pernikahan Dini</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1497</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-27 13:02:23</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-27 13:04:23</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>