<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1546">
<titleInfo>
<title>TINGKAT KELENGKAPAN PEREKAMAN DATA PASIEN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI RSUD SYEKH YUSUF KAB.GOWA</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RAHMAWATI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Keperawatan</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2010</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Rekam medik dapat digunakan oleh rumah sakit sebagai penunjang
terciptanya tertib adaministrasi dalam rangka peningkatan mutu pelayanan kesehatan
pasien di Rumah sakit karena rekam medik yang baik menggambarkan pelayanan
yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran kelengkapan
masing-masing lembar rekam medik dan untuk mengetahui komponen masingmasing
lembar rekam medik pasien DBD yang perekamannya sering tidak lengkapi
oleh petugas di RSUD Syekh Yusuf Kab.Gowa. penelitian ini menggunakan metode
survey deskriptif dengan pendekatan observasional .
Populasi adalah seluruh rekam medik pasien rawat inap DBD. Jumlah sampel
adalah 162. Analisa data secara univariat yaitu dengan melihat tampilan distribusi
frekuensi dan persentase dari tiap-tiap variabel.
Dari hasil uji kuantitatif terhadap 162 rekam medik diperoleh bahwa dari 8
lembar isi rekam medik yang dianalisa, lembar rekam medik yang paling lengkap
adalah MR – 5 yakni 44,45 %, lembar rekam medik yang kurang lengkap yakni MR –
1 yakni 96,29 %, sedangkan lembar rekam yang tidak lengkap yakni MR – 9
sebanyak 98,77 %. Untuk mencapai standar mutu rekam medik yang baik diperlukan
evaluasi yang berkesinambungan oleh pihak manajemen rumah sakit untuk
menegakkan tertib administrasi rekam medik. Selain itu diharapkan perhatiandan
kepedulian para praktisi kesehatan untuk melengkapi pengisian rekam medik sesuai
dengan yang ditetapkan oleh Rumah Sakit.</note>
<classification>SKRIPSI KEP382</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KEP382</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KEP382</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KEP382</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1855" url="" path="/RAHMAWATI.pdf" mimetype="application/pdf">Tingkat Kelengkapan Perekaman Data Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) Di RSUD Syekh Yusuf Kab.Gowa</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1546</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-28 08:55:29</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-28 08:58:15</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>