<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1567">
<titleInfo>
<title></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NURDANINGSIH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Keperawatan</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2014</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Masalah gizi pada anak usia sekolah masih menjadi salah satu topik yang selalu dibicarakan baik secara global maupun secara nasional. Saat ini Indonesia menghadapi masalah gizi yaitu masih dijumpainya anak-anak yang menderita gizi kurang dan gizi buruk. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian sari kurma terhadap status gizi (BB/U) anak usia 6-12 tahun di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Muttaqin Bole Kabupaten Sinjai. 
Desain Penelitian ini merupakan Quaisy eksperimental dengan jumlah sampel 10 anak pada kelompok perlakuan dan 10 anak pada kelompok kontrol yang dipilih dengan menggunakan tekhnik pengambilan sampel pusposive sampling. Kelompok perlakuan diberi sari kurma selama penelitian berlangsung sedangkan kelompok kontrol diberi sari kurma di akhir penelitian. 
Hasil penelitian ini berdasarkan uji mann-whitney menunjukkan bahwa perbandingan staus gizi (BB/U) antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol diakhir penelitian tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan p value 0,24 &#62;0,05. Namun hasil uji wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat perbedaan  signifikan sebelum dan setelah pemberian sari kurma pada kelompok perlakuan dengan p value 0,008 &#60; 0,05.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan status gizi  (BB/U) antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol diakhir penelitian namun terdapat perubahan status gizi (BB/U) anak di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Muttaqin Bole Kabupaten Sinjai setelah diberikan sari kurma sehingga dapat disarankan kepada orang tua anak untuk menjadikan sari kurma sebagai salah satu alternatif meningkatkan status gizi anak.</note>
<note type="statement of responsibility">PENGARUH PEMBERIAN SARI KURMA TERHADAP STATUS GIZI (BB/</note><classification>SKRIPSI KEP320</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KEP320</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KEP320</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KEP320</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1874" url="" path="/ISI SKRIPSI.docx" mimetype="application/msword">PENGARUH PEMBERIAN SARI KURMA TERHADAP  STATUS GIZI (BB/U) ANAK DI MADRASAH  IBTIDAIYAH NURUL MUTTAQIN  BOLE KABUPATEN SINJAI</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1567</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-28 09:28:54</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-28 09:31:17</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>