<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1584">
<titleInfo>
<title>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI PADA ANAK AUTIS DI KLINIK BUAH HATIKU
MAKASSAR</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MULIYANI ARIEF</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Keperawatan</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2010</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Autis adalah kelainan berat komunikasi dan tingkah laku, biasanya mulai sejak lahir, selalu ada pada usia tiga tahun yang ditandai dengan keasyikan pada diri sendiri, penolakan berat dari hubungan dengan orang lain, gangguan perkembangan bahasa.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran status gizi pada anak autis, untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi anak autis yaitu lingkungan keluarga, pengetahuan keluarga, pola pemberian makan, dan gangguan pencernaan
Penelitian ini merupakan penelitian Non-Eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian dengan metode kuantitatif deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study pada keluarga anak autis, dimana jumlah sampel yang diteliti sebanyak 30 orang ibu. Dalam penelitian ini pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Analisis data menggunakan uji regresi untuk melihat hubungan pada satu variabel pengukuran dengan tingkat kemaknaan α=0,05.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara lingkungan keluarga dengan status gizi pada anak autis, dimana tingkat signifikan p=0,000. Ada hubungan bermakna antara pengetahuan keluarga dengan status gizi pada anak autis, dimana tingkat signifikan p=0,000. Tidak ada hubungan bermakna antara pola pemberian makan dengan status gizi pada anak autis, dimana tingkat signifikan p=0,204. Tidak ada hubungan bermakna antara gangguan pencernaan dengan status gizi pada anak autis, dimana tingkat signifikan p=0,059. Setelah dilakukan analisa multivariat didapatkan bahwa faktor lingkungan keluarga yang sangat mempengaruhi status gizi pada anak autis.
Untuk peneliti selanjutnya yang berminat meneliti selanjutnya tentang faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi pada anak autis yaitu lingkungan keluarga diperbaiki dan pngetahuan ditingkatkan.</note>
<classification>SKRIPSI KEP431</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KEP431</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KEP431</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KEP431</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1891" url="" path="/Skripsi Muliyani Arief S.Kep.pdf" mimetype="application/pdf">Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Status Gizi pada Anak Autis di Klinik Buah Hatiku Makassar</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1584</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-28 09:48:22</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-28 09:50:36</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>