<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1600">
<titleInfo>
<title>Analisis Pengadaan Obat Dari 10 Penyakit Terbesar di Puskesmas Kabupaten Barru dengan Metode ABC</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Iyan Ariya</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Electronic Resource</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Manajemen sediaan farmasi di Puskesmas bertujuan untuk menjamin tersedianya obat setiap saat diperlukan, dalam jumlah yang cukup dan mutu yang terjamin, untuk mendukung pelayanan yang bermutu di puskesmas sehingga pelayanan kefarmasian dapat berlangsung efektif dan efisien. Pada penelitian ini dilakukan analisis sediaan farmasi dari 10 penyakit terbesar di Puskesmas Kabupaten Barru dengan menggunakan metode ABC. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui nilai ABC obat-obatan di Puskesmas Kabupaten Barru berdasarkan nilai pakai, nilai investasi dan nilai indeks kritis pada tahun 2020 dan Mengetahui obat-obatan yang menjadi prioritas dalam pengadaan sediaan farmasi di Puskesmas Kabupaten Barru.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi observasional deskriptif sehingga diperoleh gambaran pengadaan obat di Puskesmas Kabupaten Barru tahun 2020 secara mendalam. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan telaah dokumen dengan teknik purposive sampling terhadap data retrospektif kuantitatif berupa jumlah obat-obatan, anggaran serta data pemakaian obat-obatan Puskesmas Kabupaten Barru yang tercantum dalam LPLPO Puskesmas tahun 2020.
Hasil penelitian menujukkan bahwa Analisis nilai indeks kritis sediaan farmasi di Puskesmas Kabupaten Barru menghasilkan rata-rata persentase sediaan yang masuk dalam kelompok ANIK adalah sebanyak 16,42%, Kelompok BNIK sebanyak 16,23% dan Kelompok CNIK sebanyak 67,35%. Terdapat 5 sediaan farmasi yang menjadi prioritas pengadaan sediaan farmasi di Puskesmas Kabupaten Barru dengan total nilai investasi untuk sediaan adalah Rp 322.838.650,00.
Kata kunci: Puskesmas, Analisis ABC, LPLPO, Manajemen Persediaan</note>
<classification>FAR 2007</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>FAR 2007</shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1908" url="" path="/FAR 2007 IYAN ARIYA.pdf" mimetype="application/pdf">Analisis Pengadaan Obat Dari 10 Penyakit Terbesar di Puskesmas Kabupaten Barru dengan Metode ABC</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1600</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-05-27 12:15:03</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-27 12:15:03</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>