<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1607">
<titleInfo>
<title>Pemanfaatan Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk) Sebagai Antioksidan Menggunakan Metode DPPH (1,1 Diphenyl -2- Picrylhydrazyl) Dalam Sediaan Hand and Body Cream</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Andi Mitha Hardiyanti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Perpustakaan FKIK</placeTerm></place>
<publisher>Farmasi</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">CD-ROM</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>tumbuh sebagai tanaman penunjang di pekarangan. Kelor kaya akan unsur hara karena seluruh bagian tanaman kelor sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat. Dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan obat. Salah satu yang paling menonjol dari kandungan tanaman kelor adalah antioksidan pada bagian daunnya.
Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk memformulasikan ekstrak daun kelor menjadi sediaan hand and body cream yang memenuhi syarat mutu fisik dan mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak daun kelor dengan perbandingan vitamin C menggunakan metode DPPH. Daun kelor diekstraksi secara maserasi menggunakan pelarut ethanol 96% dan dibuat sediaan hand and body cream dengan variasi konsentasi berbeda pada formula I , II, dan III berturut-turut (1%, 2%, dan 3%).
Hasil yang diperoleh bahwa semua formula memenuhi mutu fisik dan pada uji aktivitas antioksidan berturut-turut formula I, II, dan III yaitu 103,75 ppm; 100,72 ppm; 91,77 ppm. Formula III merupakan formula yang memiliki aktivitas antioksidan tergolong kuat dengan nilai IC50 rentang 50 ppm – 100 ppm.
Kata kunci: Daun kelor, hand and body cream, aktivitas antioksidan.</note>
<classification>FAR 2024</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>FAR 2024</shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1915" url="" path="/Skripsi Andi Mitha Hardiyanti 70100117083.pdf" mimetype="application/pdf">Pemanfaatan Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera Lamk) Sebagai Antioksidan Menggunakan Metode Dpph (1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrazyl) Dalam Sediaan Hand And Body Cream</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1607</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-05-30 09:38:24</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-30 09:38:24</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>