<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1632">
<titleInfo>
<title>Intervensi Terapi Murottal Dan Massage Dalam Mengatasi Nyeri Pada Ibu Dengan Ketuban Pecah Dini Di Rs Labuang Baji</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ade Irma Suhardi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Ners</placeTerm></place>
<publisher>Perpustaaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">CD-ROM</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang : Ketuban Pecah Dini merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang membahayakan pada ibu hamil selama kehamilan. Menurut WHO, Angka kejadian ketuban pecah dini di dunia mencapai 12,3% dari total angka persalinan. Di Indonesia pada tahun 2013 terjadi sebanyak 35%-55% dari 17.665 kelahiran. Berdasarkan Kemenkes 2018, jumlah kasus KPD di Sulawesi Selatan sebesar 4,9%. Dari data observasi lapangan salah satu gejala yang sering dialami oleh ibu hamil dengan KPD adalah nyeri. Nyeri dapat dihilangkan dengan metode farmakologis dan nonfarmakologis. Salah satu metode nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri adalah Terapi Murottal dan Massage. Tujuan penelitian adalah Melaksanakan Asuhan Keperawatan dalam mengatasi nyeri pada ibu hamil dengan Ketuban Pecah Dini. Metode yang digunakan studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik dan dokumentasi. Penatalaksanaan dilakukan sebanyak 1 kali pemberian Terapi Murottal dan Massage dengan waktu 15 menit selama 3 hari pemberian. Hasil analisis data menunjukkan diagnosis yaitu Nyeri akut. Pemberian Terapi Murottal dan Massage sebagai intervensi yang digunakan dalam mengatasi Nyeri akut pada Ibu hamil. Kesimpulan berdasarkan hasil evaluasi kasus yang dilakukan, Terapi Murottal dan Massage dengan jadwal yang ditetapkan menunjukkan penurunan skala Nyeri, hal ini mengindikasikan bahwa Terapi Murottal dan Massage efektif menurunkan Nyeri pada Ibu hamil yang mengalami Ketuban Pecah Dini
Kata Kunci : Ketuban Pecah Dini, Nyeri akut, Murrotal Quran, Terapi Pijat</note>
<classification>NERS 2001</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>NERS 2001</shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1940" url="" path="/NERS 2001 ADE IRMA.pdf" mimetype="application/pdf">Intervensi Terapi Murottal Dan Massage Dalam Mengatasi Nyeri Pada Ibu Dengan Ketuban Pecah Dini Di Rs Labuang Baji</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1632</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-07 09:11:43</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-07 09:11:43</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>