<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1633">
<titleInfo>
<title>Intervensi Edukasi dan Latihan Fisik Pada Keluarga dengan Dewasa Hipertensi</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ummu Alfatimah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Ners</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">CD-ROM</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi salah satu
penyebab utama kematian di dunia, Asia Tenggara berada di posisi ke-3 tertinggi.
Berdasarkan Riskesdas 2018, jumlah kasus hipertensi di Indonesia sebesar 34,1 %,
berbagai upaya promotif, preventif, dan kuratif telah dicanangkan pemerintah namun
kurangnya aktivitas fisikmasyarakat menjadisalah satu factor penyebab kecenderungan
peningkatan kejadian hipertensi tiaptahunnya. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan
dalam menurunkan tekanan darah pada keluarga dengan dewasa hipertensi adalah edukasi
dan latihan fisik: senam ergonomis. Tujuan penulisan adalah Melaksanakan Asuhan
Keperawatan pada keluarga yang mengalami hipertensi dengan masalah manajemen
kesehatan keluarga tidak efektif. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan
teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik dan
dokumentasi. Penatalaksanaan edukasi dilakukan sebanyak 1 kali pemberian dan
latihanfisik: senam ergonomis 1 kali sehari selama 2 hari pemberian. Hasil analisis data
menunjukkan beberapa diagnosis yaitu manajemen kesehatan keluarga tidak efektif,
deficit pengetahuan, dan perilaku kesehatan cenderung berisiko. Pemberian edukasi dan
latihan fisik: senam ergonomis sebagai intervensi yang dapat digunakan dalam
manajemen kesehatan keluarga untuk mengatasi hipertensi. Kesimpulan berdasarkan
hasil evaluasi kasus yang dilakukan menyatakan bahwa penerapan edukasi dan latihan
fisik: senam ergonomis sesuai dengan jadwal yang ditetapkan menunjukkan penurunan
tekanan darah, hal ini mengindikasikan bahwa edukasi dan latihan fisik: senam
ergonomis efektif dilakukan pada keluarga yang mengalami hipertensi.
Kata Kunci : Keluarga, Hipertensi, Edukasi, Latihan Fisik, Senam Ergonomis</note>
<classification>NERS 2002</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>NERS 2002</shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1941" url="" path="/NERS 2002 Alfatimah.pdf" mimetype="application/pdf">Intervensi Edukasi dan Latihan Fisik Pada Keluarga dengan Dewasa Hipertensi</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1633</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-07 09:17:10</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-07 09:17:10</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>