<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1814">
<titleInfo>
<title>Pengaruh Amilosa dan Amilopektin Pati Jagung dan Gliserol 
Terhadap Karakterisasi Edible Film</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Zalima Yusliha Putri M</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">UIN Alauddin Makassar</placeTerm></place>
<publisher>UIN Alauddin Makassar</publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Pati adalah salah satu bahan tambahan yang digunakan dalam 
pembuatan sediaan obat. Pati jagung memiliki kandungan amilosa dan 
amilopektin yang tinggi yang dapat memberikan pengaruh yang baik terhadap 
karakteristik edible film. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana 
pengaruh amilosa dan amilopektin terhadap karakteristik edible film serta 
untuk mengetahui berapa konsentrasi pati jagung dan gliserol yang dapat 
menghasilkan edible film yang baik sesuai syarat mutu Japanese Industrial 
Standart (JIS). Edible film ini dibuat dengan metode tuang atau casting yang 
menggunakan tiga bahan penyusun yaitu pati jagung pulut, pati jagung 
hibrida dan gliserol sebagai plasticizer serta aquades sebagai pelarut 
kemudian dilakukan optimasi formula menggunakan program design expert 
13.0 sehingga dihasilkan 15 rancangan formula yang akan di formulasikan 
kemudian akan dilakukan pengujian karakteristik kuat tarik, elongasi, 
ketebalan dan laju transmisi uap air. Hasil pengujian karakteristik yang 
dihasilkan dari 15 formula yaitu pada uji kuat tarik berkisar 0,379 Mpa – 6,931 
Mpa, elongasi 7,95% - 38,23%, ketebalan 0,13 mm – 0,30 mm dan laju 
transmisi uap air 2,13 g/m2/jam – 3,20 g/m2/jam. Dari hasil tersebut 
amilopektin dan amilosa memiliki pengaruh yang signifikan terutama pada 
ketebalan edible film, serta interaksi keduanya penting untuk mengendalikan 
laju transmisi uap air. Pengaruh pada kuat tarik dan elongasi lebih 
dipengaruhi oleh faktor lain seperti gliserol dan didapatkan formula terbaik 
yaitu pati jagung pulut dan pati jagung hibrida dengan konsentrasi masing
masing 1% dan gliserol 2% yang memiliki ketebalan 0,13 mm, persen elongasi 
36,19%, kuat tarik 6,931 Mpa dan laju transmisi uap air 2,13  g/m2/jam.</note>
<classification>615</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>615</shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="2038" url="" path="/Skripsi Zalima.pdf" mimetype="application/pdf">Zalima Yusliha Putri M</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1814</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-29 08:03:13</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-29 08:03:26</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>