<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1818">
<titleInfo>
<title>:</title>
<subTitle>Hubungan Faktor Psikososial Terhadap Keluhan 
Musculoskeletal Disorder (MSDs) Pada Petugas Kesehatan Kabupaten 
Bone</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nur Rahma Nisa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">UIN Alauddin Makassar</placeTerm></place>
<publisher>UIN Alauddin Makassar</publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Salah satu masalah yang dihadapi oleh petugas kesehatan adalah mengalami 
gejala keluhan musculoskeletal. Pada umumnya keluhan musculoskeletal 
disorders seperti nyeri pada bagian leher, punggung, dan kaki, dikarenakan 
setelah melakukan tindakan mengangkat, merawat, dan memindahkan 
pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara faktor 
psikososial dengan kejadian keluhan muskuloskeletal pada petugas kesehatan 
di Kabupaten Bone. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif 
menggunakan desain cross sectional. Pengambilan data dilakukan dengan 
penyebaran kuesioner pada 100 sampel secara purposive sampling. 
Penelitian ini untuk melihat frekuensi data dan bivariat untuk mengetahui 
hubungan melalui nilai chi square. Hasil penelitian menunjukan terdapat 24 
responden (24%) dengan beban kerja berat, 72  responden (72%) dengan 
beban kerja sedang, dan 4 responden (4%) dengan beban kerja ringan. 
Selanjutnya 14 responden (14 %)  dengan stress kerja berat, 41 responden 
(41%) dengan stress kerja sedang, dan 45 responden (45%)  dengan stress 
kerja ringan. Hasil uji chi square menunjukan terdapat hubungan antara 
keluhan MSDs dengan beban kerja (p value = 0,000) dan stress kerja (p value 
= 0,004). Sedangkan tidak terdapat hubungan antara keluhan MSDs dengan 
usia (p value = 0,140), status pernikahan (p value = 0,746), dan masa kerja (p 
value = 0,281). Disarankan petugas kesehatan untuk untuk melakukan 
peregangan atau istirahat    singkat secara berkala untuk mencegah kelelahan 
otot dan mengurangi risiko cedera serta sangat penting untuk 
memperhatikan asupan nutrisi yang seimbang.</note>
<subject authority=""><topic>kesehatan masyarakat</topic></subject>
<classification>614</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>614</shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="2042" url="" path="/Nur Rahma Nisa.pdf" mimetype="application/pdf">:Hubungan Faktor Psikososial Terhadap Keluhan  Musculoskeletal Disorder (MSDs) Pada Petugas Kesehatan Kabupaten  Bone</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1818</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-29 08:25:36</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-29 08:25:36</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>