<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1911">
<titleInfo>
<title>Analisis Determinan Ekonomi Sosial Budaya dengan Child Marriage (Pernikahan Anak) Studi Pada Penderita Stunting</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Firdha Darmayanti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">UIN Alauddin Makassar</placeTerm></place>
<publisher>UIN Alauddin Makassar</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Pernikahan usia anak merupakan masalah serius yang masih terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Provinsi Sulawesi Barat. Faktor ekonomi, sosial, dan budaya sering kali menjadi pendorong utama yang berkontribusi terhadap praktik tersebut, serta berdampak pada peningkatan kasus stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara determinan ekonomi, sosial, dan budaya dengan pernikahan usia anak di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bambu Kecamatan Mamuju.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 119 orang. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pendidikan terakhir, pengetahuan, dukungan orang tua, peran teman sebaya, pergaulan bebas, dengan pernikahan anak. Serta, tidak adanya hubungan antara status pekerjaan, pendapatan, kepercayaan dan norma/praktik adat
Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa determinan ekonomi dan sosial memiliki hubungan dengan terjadinya pernikahan anak di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bambu Kecamatan Mamuju. Diharapkan hasil penelitian ini menjadi acuan dalam upaya pencegahan pernikahan usia anak guna menurunkan angka stunting</note>
<subject authority=""><topic>Pernikahan Anak, Stunting, Ekonomi, Sosial, Budaya</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="2106" url="" path="/Skripsi_Firdha Darmayanti 2.docx" mimetype="application/msword">Analisis Determinan Ekonomi Sosial Budaya dengan Child Marriage (Pernikahan Anak) Studi Pada Penderita Stunting</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1911</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-29 10:17:40</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-29 10:26:33</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>