<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1975">
<titleInfo>
<title>Uji Aktivitas Anlagesik Fraksi Larut dan Tidak Larut N-heksan Ekstrak Etanol Daun Afrika (Vernonia amygdalina Del) Terhadap Mencit (Mus musculus LL) Dengan Metode Induksi Kimia</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Rahmi Mulyani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">UIN Alauddin Makassar</placeTerm></place>
<publisher>UIN Alauddin Makassar</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Daun Afrika (Vernonia amygdalina Del) adalah tanaman yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, yaitu sebagai antihipertensi, antidiabetes, antimikroba, dan analgesik. Daun Afrika (Vernonia amygdalina Del) mengandung beberapa senyawa kimia di antaranya flavonoid, saponin, tanin, polifenol dan alkaloid. Penelitian ini bertujuaan untuk mengetahui aktivitas analgesik dari fraksi larut dan tidak larut n-heksan ekstrak etanol daun afrika pada mencit dengan meggunakan metode induksi kimia dengan beberap variasi dosis. Ekstraski dilakukan menggunakan metode maserasi dengan menggunkan pelarut etanol 96%. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental, uji analgesik dilakukan menggunakan metode geliat (Writhing test) yang diberikan larutan asam asetat sebgai penginduksi secara  intraperitoneal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi larut dan tidak larut n-heksan ekstrak etanol daun afrika (Vernonia amygdalina Del) memiliki aktivitas analgesik. Fraksi tidak larut n-heksan dari daun Afrika menunjukkan aktivitas analgesik yang lebih tinggi dibandingkan dengan fraksi larut n-heksan. Pada ketiga dosis fraksi tidak larut n-heksan 1000 mg/kgBB, 1500 mg/kgBB dan 3000 mg/kgBB menunjukkan aktivitas analgesik. Dosis 1500 mg/kgBB merupakan dosis yang paling efektif, dengan rata-rata jumlah geliat 11,2 dan persentase penurunan nyeri sebesar 87,4%. Sementara itu, dosis 3000 mg/kgBB dari frkasi larut n-heksan merupakan dosis efektif yang menghasilkan jumlah geliat terendah 42,8 dan daya proteksi 51,6% yang mampu menghasilkan aktivitas analgesik.</note>
<subject authority=""><topic>Analgesik, daun Afrika (Vernonia amygdalina Del), </topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="2122" url="" path="/SKRIPSI RAHMI MULYANI 029.docx" mimetype="application/msword">Uji Aktivitas Anlagesik Fraksi Larut dan Tidak Larut N-heksan Ekstrak Etanol Daun Afrika (Vernonia amygdalina Del) Terhadap Mencit (Mus musculus LL) Dengan Metode Induksi Kimia</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1975</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-06 08:45:45</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-06 08:45:45</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>