<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1990">
<titleInfo>
<title>Hubungan Antara Peran Petugas Kesehatan Terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Samata</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nazihah Nur Zamzami</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">UIN Alauddin Makassar</placeTerm></place>
<publisher>UIN Alauddin Makassar</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Hipertensi adalah masalah kesehatan yang serius yang dapat dikelola dengan penggunaan obat antihipertensi. Kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat memegang peranan penting terhadap keberhasilan pengobatan. Salah satu aspek yang berkontribusi terhadap tercapainya kepatuhan tersebut adalah peran petugas kesehatan sebagai pendidik dalam mendorong perubahan perilaku pasien. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara peran petugas kesehatan terhadap kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di area kerja Puskesmas Samata.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang menerapkan desain analitik deskriptif korelasional serta pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur peran petugas kesehatan, dan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Selanjutnya, pengolahan data dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu: editing, coding, dan tabulating.
Hasil dari penelitian menunjukkan tidak adanya hubungan signifikan antara peran petugas kesehatan dan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi, dengan p value = 0,703 atau (p&#62;0,05). Meskipun mayoritas responden melaporkan bahwa peran petugas kesehatan sudah baik, tingkat kepatuhan mereka dalam minum obat masih berada pada kategori sedang.
Implikasi dari penelitian ini adalah: bagi institusi pendidikan, dapat dimanfaatkan sebagai bahan bacaan untuk mengembangkan pelatihan kompetensi mahasiswa kesehatan dalam pengelolaan hipertensi; bagi pelayanan kesehatan, dapat menjadi bahan informasi untuk memperkuat sistem pemantauan kepatuhan pasien; bagi masyarakat, dapat meningkatkan pemahaman tentang pentingnya mengikuti saran petugas kesehatan; dan bagi peneliti selanjutnya disarankan melakukan pengkajian lebih lanjut tentang berbagai faktor lain yang mempengaruhi kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi.</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="2128" url="" path="/87 Nazihah Nur Zamzami.docx" mimetype="application/msword">Hubungan Antara Peran Petugas Kesehatan Terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Samata</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>1990</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-09-18 07:39:41</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-18 07:39:41</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>