<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="264">
<titleInfo>
<title>Pembentukan, Karakterisasi, dan Uji Disolusi Kokristal Piroxicam
iiiiiiiiiiiii
Menggunakan Asam Tartrat Sebagai Koformer</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>A. Isma Nursyamsu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Farmasi</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2017</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">CD-ROM</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Piroxicam merupakan obat yang tergolong ke dalam
Biopharmaceutical
Classification System
kelas dua
yang memiliki kelarutan yang rendah di dalam air dan
permeabilitas yang tinggi, sehingga menyebabkan bioavailabilitasnya menjadi rendah.
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kelarutan piroxicam dengan teknik
kokristalisasi menggunakan asam tartrat s
ebagai koformer. Kokristal dibuat dengan
menggunakan metode
solvent drop grinding.
Kokristal (piroxicam : asam tartrat)
dibuat dalam berbagai perbandingan (1:1, 1:2, 2:1, dan 1:0) kemudian dilakukan uji
disolusi dan karakterisasi. Hasil uji disolusi menunj
ukkan bahwa pada menit ke
-
75
(D
75
), piroxicam terdisolusi sebesar 24,993 %, kokristal 1:1 sebesar 46,17 %, kokristal
1:2 sebesar 38,116 %, kokristal 2:1 sebesar 50,29 %, dan kokristal 1:0 sebesar
12,871 %. Dari hasil tersebut, laju disolusi terbesar ditun
-
jukkan oleh kokristal 2:1
yang menunjukkan kelarutan yang lebih besar diban
-
dingkan piroxicam dan kokristal
yang lain dan peningkatan kelarutan 2,012 kali lebih besar daripada piroxicam standar.
Karakterisasi menunjukkan terbentuknya fase kristal baru yang
ditandai dengan
peningkatan intensitas dan munculnya puncak difraktogram yang baru pada XRD,
penurunan titik lebur pada DSC, pergeseran dan penurunan intensitas bilangan
gelombang pada FTIR. Dengan dilakukannya penelitian ini, diharapkan ke depannya
dilak
ukan pengujian lebih lanjut mengenai pengaruh pembentukan kokristal terhadap
permeabilitas obat dan pengembangan kokristal menjadi bentuk sediaan tablet.
Kata kunci: Piroxicam, Asam Tartrat, Kokristal, Kelarutan</note>
<classification>Far 74</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>Far 74</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">Far 74</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library (Multimedia FKIK)</sublocation>
<shelfLocator>Far 74</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="458" url="" path="/A. ISMA NURSYAMSU.pdf" mimetype="application/pdf">Pembentukan, Karakterisasi, dan Uji Disolusi Kokristal Piroxicam iiiiiiiiiiiii Menggunakan Asam Tartrat Sebagai Koformer</slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image>SAMPUL_SKRIPSI_IMPUT.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>264</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-03-02 14:03:31</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-03-02 14:04:02</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>