<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="330">
<titleInfo>
<title>STUDI PUSTAKA TENTANG KANDUNGAN ANTIOKSIDAN FAMILI ASTERACEAE</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>A.SUTRIANA PRATIWI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Perpustakaan FKIK</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Antioksidan adalah senyawa yang dapat mencegah proses oksidasi radikal 
bebas. Antioksidan dapat mencegah terjadinya penyakit degeratif misalnya 
kardiovaskular, kanker, aterosklerosis, dan osteoporosis. Famili asteraceae dapat 
dimanfaatkan sebagai obat tradisional, hal ini disebabkan karena famili komponen 
senyawa bioaktif, seperti antioksidan, antibakteri, anticancer, analgesic dan 
sebagainya pentasiklik, alkohol, alkaloid, tanin, polifenol, saponin, dan sterol 
yang dapat digunakan untuk bahan pengobatan. Asteraceae diketahui memiliki 
kandungan antioksidan yang ditunjukkan dengan beberapa jurnal penelitian. 
Berdasarkan analisis data 24 jurnal diperoleh 10 tumbuhan yang memiliki 
aktivitas antioksidan yang kuat dengan nilai IC50 dibawah 50 μg/ml dan aktivitas 
antioksidan sangat lemah dengan nilaI IC50 diatas 200 μg/ml adalah pada 
tanaman Cosmos caudatus. Kandungan senyawa kimia yang berperan dalam 
aktivitas antioksidan adalah senyawa fenolik dan flavonoid. Metode untuk 
mengetahui antioksidan yang paling sering digunakan adalah metode DPPH (2,2-
difenil-1-pikrilhidrazil) yang merupakan metode yang efektif, cepat untuk 
memgetahui aktivitas antioksidan serta biaya yang lebih murah dibandingkan 
dengan pengujian yang lainnya. Dengan menggunakan asam askorbat sebagai 
larutan kontrol. 
Kata Kunci : Studi Pustaka, Antioksidan, Famili Asteraceae</note>
<classification>SKRIPSI FAR306</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI FAR306</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">FAR306</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>FAR306</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="543" url="" path="/SKRIPSI A.SUTRIANA PRATIWI.oo.pdf" mimetype="application/pdf">STUDI PUSTAKA TENTANG KANDUNGAN ANTIOKSIDAN FAMILI  ASTERACEAE</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>330</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-07 12:44:00</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-07 12:44:42</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>