<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="337">
<titleInfo>
<title>ANALISIS RISIKO PAPARAN TIMBAL (Pb)TERHADAP ANAK SEKOLAH DI SD NEGERI KAKATUA KOTA MAKASSAR TAHUN 2017</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ANDI RATNASARI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Pencemaran udara di perkotaan sebagian besar disebabkan oleh kendaraan 
bermotor (60%). Timbal (Pb) adalah salah satu bahan pencemar lingkungan yang 
hampir 85% pemaparan pada manusia berlangsung melalui jalur inhalasi. Tujuan 
umum penelitian ini adalah mengetahui tingkat risiko mengalami gangguan 
kesehatan akibat paparan timbal (Pb) pada siswa SD Negeri Kakatua Kota 
Makassar tahun 2017.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analisis 
risiko kesehatan lingkungan (ARKL), dilakukan selama bulan September sampai 
dengan November 2017 dengan 143 responden diambil dari kelas IV, V dan VI 
SD Negeri Kakatua Kota Makassar.
Hasil peneltiian menunjukkan rata-rata konsentrasi timbal (Pb) dari tiga 
waktu pengambilan yaitu 0,026 µg/Nm3
, rata-rata berat badan 3,49 Kg, nilai laju 
asupan 0,5 m3
/jam, waktu paparan 6 jam/hari, frekuensi paparan 240 hari/tahun, 
durasi paparan untuk kelas IV yaitu 4 tahun, kelas V yaitu 5 tahun dan kelas VI 
yaitu 6 tahun. Tingkat risiko didapatkan RQ ≤1 dinyatakan siswa SD Negeri 
Kakatua Kota Makassar tidak berisiko mengalami gangguan kesehatan akibat 
paparan timbal (Pb) jalur inhalasi.
Diharapkan kepada pihak pemerintah, pihak sekolah untuk memperhatikan 
lingkungan sekitar sekolah dan kepada orang tua siswa untuk memperhatikan
kesehatan anaknnya dengan melakukan pencegahan untuk meminimalisisr risiko 
gangguan kesehatan akibat pencemaran lingkungan.
Kata Kunci : Timbal, ARKL, Risk Quotient (RQ)
Daftar Pustaka : 39 (1997-2016)</note>
<classification>SKRIPSI KES307</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KES307</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KES307</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KES307</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="546" url="" path="/SKRIPSI ANDI RATNASARI.pdf" mimetype="application/pdf">ANALISIS RISIKO PAPARAN TIMBAL (Pb) TERHADAP ANAK SEKOLAH  DI SD NEGERI KAKATUA KOTA MAKASSAR TAHUN 2017</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>337</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-07 12:53:49</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-09 09:26:33</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>