<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="347">
<titleInfo>
<title>Pengendalian Larva Aedes aegypti dengan Granul Daun Kawista (Limonia acidissima)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NURSAHIDA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Di Indonesia, DBD masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, dimana jumlah 
penderita dan luas daerah penyebaran kasus DBD semakin bertambah. Salah satu 
upaya untuk mengendalikan penyakit tersebut adalah dengan mengendalikan 
vektornya yaitu dengan memutuskan siklus kehidupan nyamuk menggunakan 
larvasida dan insektisida. Larvasida hayati berasal dari bahan alami sehingga 
mudah terurai oleh alam dan tidak mudah menyebakan resistensi. Tujuan 
penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengendalian Larva Aedes aegypti dengan 
Granul Daun Kawista (Limonia acidissima). Kawista atau Limonia acidissima, 
merupakan tanaman yang mengandung senyawa metabolit sekunder golongan, 
fenolik, flavonoid, tannin, saponin dan minyak atsiri, senyawa ini menjadi 
senyawa yang sering digunakan pada pengujian larvasida. Jenis penelitian yang 
digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen, Metode yang 
digunakan adalah Pre test Post test control group design. Hasil penelitian yang 
dilakukan yaitu tidak adanya pengaruh kontrol (Aquadest) terhadap kematian 
larva Aedes aegypti. Rata-rata kematian larva Aedes aegypti pada konsentrasi 5% 
adalah 23 larva dengan persentase kematian sebesar 92%. Rata-rata kematian 
larva Aedes aegypti pada konsentrasi 10% adalah 24 larva dengan persentase 
kematian sebesar 96%. Rata-rata kematian larva Aedes aegypti pada konsentrasi 
15% adalah 25 larva dengan persentase kematian sebesar 100%. Lethal 
Concentration 90% (LC90) dari granul daun kawista (Limonia acidissima) 
terhadap kematian larva Aedes aegypti adalah 0,0669883 g/ml dalam 2 gram 
granul. Angka kematian larva pada menit ke 5,10,15, 30, 45, 60, 120, 180 dan 
1440 mencapai 22 sampai 25 larva dengan persentase kematian 88% sampai 
100% Lethal Time 90% (LT90) dari granul daun kawista (Limonia acidissima) 
terhadap kematian larvaAedes aegypti pada 5% granul adalah 1451,43, pada 10% 
granul adalah 1474,65 dan pada 15% granul adalah 1329,85.
Kata Kunci : Ekstrak, DBD, Aedes aegypty, Kawista</note>
<classification>SKRIPSI 606</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI 606</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KES606</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KES606</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="556" url="" path="/NURSAHIDA.pdf" mimetype="application/pdf">Pengendalian Larva Aedes aegypti dengan Granul  Daun Kawista (Limonia acidissima)</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>347</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-07 13:14:23</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-08 08:40:07</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>