<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="350">
<titleInfo>
<title>PERILAKU PENYELAM PADA KEJADIAN DEKOMPRESI 
(STUDI KASUS PADA PENYELAM SUKU BUGIS DI KABUPATEN SINJAI TAHUN 2020)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AINUN NUR INAYAH DARWIS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Decompression sickness adalah suatu penyakit kelumpuhan akibat pelepasan dan 
pengembangan gelembung-gelembung gas dari fase larut dalam darah/jaringan akibat 
penurunan tekanan yang disebabkan oleh teknik penyelaman yang tidak tepat. Penelitian ini 
bertujuan untuk mengkaji bagaimana perilaku penyelam suku bugis di Pulau Harapan 
Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai pada kejadian penyakit dekompresi. Penelitian 
ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi serta menggunakan 
snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek pengetahuan penyelam 
terkait faktor risiko penyakit dekompresi menyatakan lama menyelam, kedalaman menyelam 
dan frekuensi menyelam merupakan faktor risiko penyakit dekompresi, pengetahuan 
penyelam Suku Bugis sebelum menyelam (terdapat pengetahuan melihat kondisi cuaca 
melalui tanda alam, mengetahui APD yang digunakan tetapi cara turun menyelam yang 
secara langsung tanpa adanya safety stop), saat menyelam (pengetahuan lama menyelam 3-5 
jam, kedalaman 25-30 meter, frekuensi menyelam 3-5 kali/hari) dan setelah menyelam (cara 
naik kepermukaan yang secara langsung tanpa adanya safety stop). Aspek sikap yang 
diwujudkan melalui tindakan aktivitas sebelum menyelam (melakukan prediksi kondisi cuaca 
melalui tanda alam, menggunakan APD tetapi cara turun menyelam yang secara langsung 
tanpa melakukan safety stop), saat menyelam (penyelaman dilakukan 3-5 jam/hari,
kedalaman 25-30 meter dan frekuensi menyelam 3-5 kali/hari) dan setelah menyelam (cara 
naik kepermukaan yang secara langsung tanpa melakukan safety stop, adanya keluhan seperti 
sakit kepala dan rasa keram) serta masih melakukan penyelaman saat menderita dekompresi. 
Aspek pencegahan penyakit dilakukan dengan mengurangi frekuensi menyelam dan 
menghindari faktor risiko dekompresi. Aspek kepercayaan dengan melaksanakan mabere 
kanre-kanre ri tasi’e sebelum menyelam bertujuan agar selamat dan dilimpahkan banyak 
rezeki oleh penghuni laut dan pamali yang dipercaya dengan tidak dapat mengunjungi 
tempat-tempat tertentu dan mengucapkan kata monyet,anjing, serta pengobatan penyakit 
dekompresi secara tradisional dengan menggunakan jahe merah serta minyak tanah dipercaya 
dapat menyembuhkan decompression yang telah dilakukan secara turun temurun. Aspek 
ketersediaan sarana kesehatan yaitu tersedianya sarana kesehatan berupa puskesmas yang
dapat dijangkau oleh informan. Aspek SDM kesehatan terdapat program UKK dengan 
kegiatan penyuluhan bagi penyelam yang dilakukan petugas kesker tetapi belum berjalan 
efektif. Aspek dukungan keluarga seperti dukungan instrumental (tindakan nyata) dan 
emosional (support) yang diberikan kepada penyelam penderita penyakit dekompresi sangat 
berperang penting bagi kesembuhan penyelam. Oleh karena itu diperlukan penyuluhan rutin 
dan pemeriksaan kesehatan serta pelatihan penyelaman oleh pemerintah agar terwujudnya 
perilaku penyelaman yang selamat dan aman. 
Kata kunci : Pengetahuan, Perilaku Menyelam, Dekompresi, Kepercayaan 
Suku Bugis</note>
<classification>SKRIPSI KES608</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KES608</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KES608</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KES608</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="559" url="" path="/SKRIPSI AINUN NUR INAYAH (70200116016) (KESMAS).pdf" mimetype="application/pdf">PERILAKU PENYELAM PADA KEJADIAN DEKOMPRESI  (STUDI KASUS PADA PENYELAM SUKU BUGIS DI KABUPATEN  SINJAI TAHUN 2020)</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>350</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-07 13:30:13</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-08 08:27:07</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>