<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="358">
<titleInfo>
<title>UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL BATANG PARANG ROMANG (Boehmeria virgata (Forst) Guill) TERHADAP PENURUNAN
KOLESTEROL PADA MENCIT (Mus musculus)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NUR ISMI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher>Perpstakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Tanaman parang romang adalah salah satu tanaman yang mengandung 
metabolit sekunder seperti alkaloid, terpenoid (steroid) dan saponin, flavonoid dan tanin. Hal demikian merupakan hasil studi fitokimia. Flavonoid memiliki sifat 
antioksidan. Senyawa ini mengandung gugus hidroksil yang berperan Sebagai penangkap radikal bebas. Karena bersifat sebagai reduktor, flavonoid dapat bertindak 
sebagai donor hidrogen terhadap radikal bebas sehingga dilakukan penelitian Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Batang Parang Romang (Boehmeria Virgata (Forst.) Guill) 
terhadap Penurunan Kolesterol Pada Mencit (Mus Musculus) Jantan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol batang parang romang (Boehmeria virgata (Forst.) Guill) dalam menurunkan kadar kolesterol dengan 
konsentrasi tertentu. Penelitian ini menggunakan mencit sebagai hewan uji, dengan menggunakan 15 ekor mencit yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan. Seluruh mencit dibuat hiperkolesterolemia dengan memberi pakan kuning telur. Kemudian, kadar kolesterol darah pada mncit diukur setelah 8 jam dipuasakan. Setelah kadar kolesterol mencit diukur, pada kelompok I, II, III diberi ekstrak batang parang romang dengan dosis berturut-turut 3,5 mg/20 g BB, 7 mg/ 20 g BB, dan 14 mg/20 g 
BB, kelompok IV diberi Na-CMC 1 % sebagai kontrol negatif dan kelompok V diberi 
simvastatin sebagai kontrol positif. Pemberian dilakukan peroral dengan volume 
pemberian 1 ml. Dari penelitian menunjukkan hasil bahwa ekstrak etanol batang 
parang romang (Boehmeria virgata (Forst.) Guill) dapat menurunkan kadar kolesterol 
dan dosis 14 mg/20 g BB menunjukkan aktivitas terbaik dalam penurunan kolesterol 
pada mencit (Mus musculus).
Kata Kunci : Batang Parang Romang (Boehmeria virgata (Forst.) Guill), Kolesterol 
Mencit (Mus musculus)Tanaman parang romang adalah salah satu tanaman yang mengandung 
metabolit sekunder seperti alkaloid, terpenoid (steroid) dan saponin, flavonoid dan 
tanin. Hal demikian merupakan hasil studi fitokimia. Flavonoid memiliki sifat 
antioksidan. Senyawa ini mengandung gugus hidroksil yang berperan sebagai
penangkap radikal bebas. Karena bersifat sebagai reduktor, flavonoid dapat bertindak 
sebagai donor hidrogen terhadap radikal bebas sehingga dilakukan penelitian Uji 
Aktivitas Ekstrak Etanol Batang Parang Romang (Boehmeria Virgata (Forst.) Guill) 
terhadap Penurunan Kolesterol Pada Mencit (Mus Musculus) Jantan. Penelitian ini 
bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol batang parang romang 
(Boehmeria virgata (Forst.) Guill) dalam menurunkan kadar kolesterol dengan 
konsentrasi tertentu. Penelitian ini menggunakan mencit sebagai hewan uji, dengan 
menggunakan 15 ekor mencit yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan. Seluruh 
mencit dibuat hiperkolesterolemia dengan memberi pakan kuning telur. Kemudian, 
kadar kolesterol darah pada mncit diukur setelah 8 jam dipuasakan. Setelah kadar 
kolesterol mencit diukur, pada kelompok I, II, III diberi ekstrak batang parang 
romang dengan dosis berturut-turut 3,5 mg/20 g BB, 7 mg/ 20 g BB, dan 14 mg/20 g 
BB, kelompok IV diberi Na-CMC 1 % sebagai kontrol negatif dan kelompok V diberi simvastatin sebagai kontrol positif. Pemberian dilakukan peroral dengan volume pemberian 1 ml. Dari penelitian menunjukkan hasil bahwa ekstrak etanol batang parang romang (Boehmeria virgata (Forst.) Guill) dapat menurunkan kadar kolesterol dan dosis 14 mg/20 g BB menunjukkan aktivitas terbaik dalam penurunan kolesterol pada mencit (Mus musculus).
Kata Kunci : Batang Parang Romang (Boehmeria virgata (Forst.) Guill), Kolesterol Mencit (Mus musculus)</note>
<classification>SKRIPSI FAR311</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI FAR311</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">FAR311</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>FAR311</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="567" url="" path="/SKRIPSI NUR ISMI_70100115011.pdf" mimetype="application/pdf">UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL BATANG PARANG ROMANG  (Boehmeria virgata (Forst) Guill) TERHADAP PENURUNAN KOLESTEROL PADA MENCIT (Mus musculus)</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>358</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-08 08:07:57</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-08 08:56:02</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>