<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="382">
<titleInfo>
<title></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fahira Rizky</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher>Perpstakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue melalui gigitan nyamuk betina Aedes aegypti. Pencegahan penyebaran penyakit DBD dapat dilakukan dengan memutus mata rantai penularan melalui pengendalian vektor. Insektisida hayati yang berasal dari tumbuh-tumbuhan berpotensi untuk mengendalikan vektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Larvasida Carica Papaya L sebagai insektisida hayati terhadap Larva nyamuk Aedes aegypti dan untuk mengetahui nilai Lethal Dose (LD50) dan Letahal Time (LT50) Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini adalah larva nyamuk Aedes aegypti Instar III/ IV sebanyak 350 ekor yang dibagi ke dalam 15 konteiner berukuran 5 L yang masing-masing berisi 20 ekor larva nyamuk dengan perlakuan (kontrol -, kontrol +, formulasi I, formulasi II, dan formulasi III) dilakuakan sebanyak 3 kali ulangan selama 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan Semua formulasi Larvasida efektif dalam mengendalikan larva nyamuk Aedes aegypti dengan Rata-rata kematian larva terendah terdapat pada formulasi III yaitu 18 ekor (90%) dengan tingkat keefektifan masuk dalam kategori kuat, formulasi II yaitu 19 ekor (95%) dengan tingkat keefektifan masuk dalam kategori kuat dan rata-rata kematian tertinggi terdapat pada formulasi I yaitu 20 ekor (100%) dengan tingkat keefektifan masuk dalam kategori kuat. Semua formulasi memenuhi nilai LD50, hasil Uji probit untuk nilai LT50 Pada formulasi I adalah 1,963 , nilai LT50 pada formulasi II adalah 4, 064, dan formulasi III adalah 4,347.
Kata Kunci : Larvasida Carica Papaya L, Insekstida hayati, Aedes aegypti.</note>
<note type="statement of responsibility">UJI EFEKTIVITAS LARVASIDA Carica Papaya L DALAM MENGENDALIKAN LARVA NYAMUK Aedes Aegypti INSTAR III/</note><classification>SKRIPSI KES416</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KES416</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KES416</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KES416</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="593" url="" path="/draft skripsi fahira rizky 70200116028.pdf" mimetype="application/pdf">UJI EFEKTIVITAS LARVASIDA Carica Papaya L DALAM MENGENDALIKAN LARVA NYAMUK Aedes Aegypti INSTAR III/ IV</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>382</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-08 09:15:36</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-08 09:18:28</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>