<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="390">
<titleInfo>
<title>DETERMINAN RENDAHNYA KUNJUNGAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN K4 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MASALLE KABUPATEN ENREKANG TAHUN 2020</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NUR ANNISA FITRIAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Perpustakaan FKIK</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Angka kematian ibu menjadi salah satu indicator penting pembangunan 
yang menentukan derajat kesehatan masyarakat dan juga menilai keberhasilan
pelayanan kesehatan .Antenatal Care merupakan pelayanan kesehatan dasar untuk
ibu hamil yang harus dilakukan sesuai standar minimal 4 kali selama masa 
kehamilan yaitu 1 kali dalam trimester I, 1 kali trimester II, dan 2 kali trimester III 
untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu. 
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab rendahnya
kelengkapan kunjungan pemeriksaan kehamilan K4 ibu hamil di wilayah kerja
Puskesmas Masalle Kabupaten Enrekang. Jenis penelitian ini adalah mix methods
dengan desain sequential explanatory. Sampel penelitian ini berjumlah 61 
responden dan 16 informan dengan menggunakan tekhnik purposive sampling.
Hasil penelitian menujukkan bahwa 57,4% responden yang tidak
memeriksakan kehamilan lengkap, 65,6% responden memiliki usia tidak beresiko, 
82% responden yang jarak rumahnya jauh (&#62;5km) dari fasilitas kesehatan, 55.7% 
responden yang berpendidikan rendah, 44,3% responden yang bekerja sebagai 
IRT dan 82% responden yang tidak memiliki kepercayaan. Terdapat hubungan
antara variable pendidikan (p=0,002), jarak (p=0,042), pengetahuan (p=0,002) dan 
dukungan keluarga (p=0,049) dengan rendahnya kunjungan pemeriksaan
kehamilan K4. Berdasarkan penelusuran kualitatif masih terdapat beberapa
masyarakat yang memiliki persepsi bahwa kepercayaan yang mereka yakini
seperti pantangan makanan selama hamil memiliki manfaat meski bertentangan
dengan perilaku sehat. Perlu peningkatan penyuluhan yang lebih intensif
mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan sesuai standar.
Kata Kunci: Kunjungan Pemeriksaan Kehamilan, Antenatal Care</note>
<classification>SKRIPSI KES318</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KES318</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KES318</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KES318</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="603" url="" path="/Skripsi Nur Annisa Fitriah.pdf" mimetype="application/pdf">DETERMINAN RENDAHNYA KUNJUNGAN PEMERIKSAAN  KEHAMILAN K4 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MASALLE KABUPATEN ENREKANG TAHUN 2020</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>390</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-08 09:26:38</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-08 09:29:32</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>