<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="416">
<titleInfo>
<title>MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN ANTENATAL PADA NY “N” DENGAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM TINGKAT II  TANGGAL 17 OKTOBER – 03 NOVEMBER DI RSUD SYEKH YUSUF GOWA TAHUN 2019</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>WAHIDAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<relatedItem type="series">
<titleInfo>
<title>Untuk Baca FULL TEXT dI Perpustakaan FKIK UINAM</title>
</titleInfo>
</relatedItem>
<note>Hiperemesis Gravidarum adalah mual dan muntah berlebihan pada wanita 
hamil yang disebabkan oleh peningkatan hormone HCG, infeksi lambung dan 
faktor psikomotorik. Angka kejadian Hiperemesis Gravidarum tingkat II yang 
tertinggi di RSUD Syekh Yusuf Gowa pada tahun 2018 dengan jumlah 175 orang. 
Karya Tulis Ilmiah ini bertujuan untuk melaksanakan Manajemen Asuhan 
Kebidanan Antenatal pada Ny “N” Gestasi 08-10 Minggu dengan Hiperemesis 
Gravidarum tingakat II di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2019 selama ±4 
Minggu dengan melakukan pendekatan manajemen asuhan kebidanan 7 langkah
Varney dan pendokumentasian dalam bentuk SOAP.
Asuhan yang diberikan pada Ny “N” dengan kasus Hiperemesis 
gravidarum tingkat II yakni konseling makan sedikit tapi sering, kolaborasi 
dengan dokter pemasangan infus dan pemeberian obat, konseling tentang 
pemenuhan nutrisi, terapi dzikir, kemudian pemantauan pola istirahat dan gizi 
makanan, untuk mencegah terjadinya komplikasi pada ibu maupun janin. Pada 
pemeriksaan berikutnya, kondisi pasien membaik ditandai dengan keadaan umum 
ibu baik, TTV dalam batas normal, mual dan muntah berkurang serta tidak terjadi 
komplikasi pada masa kehamilan.
Kesimpulan dari studi kasus dengan manajemen asuhan 7 langkah Varney 
dan SOAP yakni dari kunjungan pertama sampai kunjungan terakhir dengan hasil 
asuhan kehamilan berlangsung normal, keadaan ibu dan janin baik, keluhan yang 
dirasakan ibu teratasi. Dari hasil pendokumentasian semua temuan dan tindakan 
yang telah dilaksanakan pada Ny “N” dengan hasil tidak ditemukan kesenjangan 
antara teori dan kasus.
Kata kunci : Hiperemesis gravidarum, Kehamilan, 7 langkah Varney</note>
<classification>SKRIPSI KEB523</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KEB523</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KEB523</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KEB523</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="635" url="" path="/KTI WAHIDAH 70400116012.pdf" mimetype="application/pdf">MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN ANTENATAL PADA NY &ldquo;N&rdquo; DENGAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM TINGKAT II  TANGGAL 17 OKTOBER &ndash; 03 NOVEMBER DI RSUD SYEKH YUSUF GOWA TAHUN 2019</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>416</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-08 10:19:31</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-08 10:22:58</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>