<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="421">
<titleInfo>
<title>STUDI PERBANDINGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DAERAH PESISIR DAN PEGUNUNGAN KABUPATEN
SINJAI TAHUN 2020</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>A. SUCI AWALIYAH ISHAK</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Perpustakaan FKIK</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Daerah Sinjai merupakan salah satu daerah di Sulawesi Selatan dengan prevalensi penderita hipertensi terbanyak. Hipertensi seringkali tidak mempunyai tanda atau gejala atau sering disebut “silent killer” atau penyakit yang membunuh secara diam – diam atau terselubung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kejadian hipertensi pada masyarakat daerah pesisir dan pegunungan Kabupaten Sinjai. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekat analitik-observasional, Desain studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang tinggal tepat dipesisir pantai maupun di wilayah pegunungan Kabupaten Sinjai. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 80 responden yang terdiri atas 40 responden daerah pesisir dan 40 responden daerah pegunungan. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian bivariat menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kejadian hipertensi pada masyarakat daerah pesisir dan pegunungan yaitu konsumsi ikan segar (p=0,00), konsumsi buah dan sayur (p=0.01),dan tidak terdapat perbedaan kejadian hipertensi di daerah pesisir dan pegunungan berdasarkan asupan natrium (p= 0.340), aktivitas fisik (p=0.172), dan perilaku merokok (p=1.0). Penanggulangan hipertensi penting dilakukan sedini mungkin agar angka morbiditas akibat hipertensi dapat berkurang dimasa mendatang. Faktor risiko yang berbeda pada masyarakat pesisir dan pegunungan hendaknya menjadi pertimbangan.
Kata kunci: Kejadian Hipertensi, Masyarakat pesisir, Masyarakat Pegunungan</note>
<classification>SKRIPSI KES321</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KES321</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KES321</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KES321</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="643" url="" path="/SKRIPSI (2A.SUCI AWALIYAH ISHAK.pdf" mimetype="application/pdf">STUDI PERBANDINGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DAERAH PESISIR DAN PEGUNUNGAN KABUPATEN SINJAI TAHUN 2020</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>421</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-08 10:27:00</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-09 09:35:26</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>