<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="427">
<titleInfo>
<title>KESEHATAN MENTAL LANSIA MASA PANDEMI COVID-19 DI
MAKASSAR</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NURATIKA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Perpustakaan FKIK</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang: Lansia menjadi salah satu kelompok yang rentan mengalami
gangguan kesehatan mental.
Tujuan:Untuk mengetahui kesehatan mental lansia Masa COVID-19 di
Makassar.
Metode Penelitian: Desain penelitian yang digunakan deskriptif dengan metode
survei. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 120 responden dengan
menggunakan teknik consecutive sampling. Data diambil menggunakan kuesioner
self reporting questionnaire (SRQ-20) melalui google form.
Hasil Penelitian: menunjukkan 89 lansia (74,2%) mengalami mental terganggu
dan 31 lansia (25,8%) mengalami status mental tidak terganggu. Lansia yang
mengalami status mental terganggu dominan mengalami gejala depresi.
Kesimpulan: Diharapkan pihak pelayanan kesehatan baik pihak Puskesmas,
Rumah Sakit dan instansi lain serta pihak keluarga melakukan tindakan
pencegahan, penanganan dan support sistem terhadap lansia yang mengalami
gejala-gejala gangguan mental sehingga kesehatan mental lansia tetap terjaga dan
membuat kualitas hidup yang lebih baik dan diharapkan peneliti selanjutnya dapat
melakukan penelitian yang lebih dalam mengenai kesehatan mental lansia masa
pandemi COVID-19 terkait tindakan dalam penanganan terjadinya gejala depresi
terhadap lansia yang mengalami gangguan mental.
Kata Kunci: Kesehatan Mental, Masa Pandemi COVID-19, Lansia.</note>
<classification>SKRIPSI KEP323</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KEP323</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KEP323</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KEP323</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="646" url="" path="/skripsi nuratika KEPERAWATAN.pdf" mimetype="application/pdf">KESEHATAN MENTAL LANSIA MASA PANDEMI COVID-19 DI MAKASSAR</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>427</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-08 10:39:34</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-08 10:41:42</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>