<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="498">
<titleInfo>
<title>UJI AKTIVITAS GEL EKSTRAK ETANOL 96% DAUN KEMUNING (Murraya panicula L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA KELINCI (Oryctolagus cuniculus)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>KHAIRUNNISA HASBULLAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher>Perpstakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Telah dilakukan penelitian tentang uji aktivitas gel ekstrak etanol 96%
daun kemuning (Murraya paniculata L.) terhadap penyembuhan luka bakar pada
kelinci (Oryctolagus cuniculus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
aktivitas ekstrak daun kemuning dalam mempercepat penyembuhan luka bakar
pada kelinci, mengetahui aktivitas gelekstrak dalam penyembuhan luka bakar,
serta mengetahui konsentrasi optimum ekstrak dalam sediaan gel yang efektif
terhadap penyembuhan luka bakar pada kelinci. Sampel daun kemuning diperoleh
dari kabupaten gowa provinsi sulawesi selatan. Daun kemuning di ekstraksi
menggunakan metode maseri dengan pelarut etanol 96%, etil asetat dan n-heksan.
Masing masing ekstrak diuji aktivitasnya terhadap penyembuhan luka bakar pada
kelinci. Ekstrak yang paling bagus dalam penyembuhan luka kemudian
diformulasi dalam sediaan gel. Sediaan gel dibuat dengan 3 variasi konsentrasi
yaitu 1g, 2g, 3g, dengan basis gel carbopol 940, gliserin sebagai humektan,
trietanolamin sebagai pengatur pH, dan metil paraben sebagai pengawet, serta
bioplacenton® sebagai kontrol positif. Gel kemudian diuji aktivitasnta terhadap
penyembuhan luka bakar pada kelinci. Hasilnya kemudian dianalisi dengan
metode RAL hasil pengukuran statistik menunjukkan ekstrak etanol 96% lebih
efektif dalam menyembuhkan luka bakar, kemudian gel dengan konsentrasi
ekstrak etanol 96% sebanyak 3g efektif dalam menyembuhkan luka bakar pada
kelinci
Kata kunci: kemuning, ekstrak, luka bakar, gel.</note>
<classification>SKRIPSI FAR639</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI FAR639</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">FAR639</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>FAR639</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="717" url="" path="/SKRIPSI KHAERUNNISA HASBULLAH.pdf" mimetype="application/pdf">Uji Aktivitas Gel Ekstrak Etanol 96% Daun Kemuning (Murraya paniculata L.) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Pada Kelinci (Oryctolagus cuniculus)</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>498</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-09 08:29:46</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-09 08:33:15</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>