<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="611">
<titleInfo>
<title>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GEJALA SICK BUILDING SYNDROME (SBS) PADA KARYAWAN DI GEDUNG A KANTOR PT. PLN (Persero) WILAYAH SULSELRABAR KOTA MAKASSAR</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RAFIQ FADHLAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Kesehatan Masyarakat</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2016</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Sick Building Syndrome (SBS) adalah sekumpulan gejala yang dialami
oleh penghuni gedung. SBS merupakan masalah yang cukup penting untuk
diperhatikan, karena dapat berdampak terhadap penurunan produktivitas kerja
dan penurunan konsentrasi kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gejala Sick Building
Syndrome (SBS) di gedung A kantor PT. PLN (Persero) Wilayah
SULSELRABAR. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode
observasional dengan menggunakan desain Cross Sectional Study. Populasinya
adalah seluruh karyawan di gedung A kantor PT. PLN (Persero) Wilayah
SULSELRABAR. Pengambilan sampel dengan metode purposive sampling
sebanyak 53 orang. Uji yang digunakan adalah Chi Square untuk mengetahui
hubungan. Hasil penelitian menunjukkan 26,4% (14 orang) yang mengalami
gejala SBS, dan 73,6% (39 orang) yang tidak mengalami gejala SBS. Rata-rata
suhu 27,50C, kelembaban 54,6%, pencahayaan 115 Lux, jumlah koloni bakteri
78 cfu/ml. Dari 8 variabel yang diteliti, umur (p=0,279) dengan RP=1,866,
masa kerja (p= -) dengan RP=1, perilaku merokok (p=0,435) dengan
RP=2,142, jenis kelamin (p=0,270) dengan RP=0,833, suhu (p=0,049) dengan
RP=1,315, kelembaban (p=-) dengan RP=1, pencahayaan (p=0,008) dengan
RP=2,366, jumlah koloni kuman (p=-) dengan RP=1. Disarankan kepada
karyawan melakukan stretching atau peregangan, bagi yang beragama muslim
untuk mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat. Pihak perusahaan agar
dapat memperhatikan penggunaan AC untuk mengatur suhu dan kelembaban,
melakukan penambahan pencahayaan di tempat kerja yang</note>
<classification>SKRIPSI KES71</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KES71</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KES71</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KES71</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="859" url="" path="/SKRIPSI (RAFIQ FADHLAN) (1).pdf" mimetype="application/pdf">FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GEJALA SICK BUILDING SYNDROME (SBS) PADA KARYAWAN DI GEDUNG A KANTOR PT. PLN (Persero) WILAYAH SULSELRABAR KOTA MAKASSAR</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>611</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-13 10:32:38</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-13 10:34:44</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>