<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="614">
<titleInfo>
<title>GAMBARAN FAKTOR PERSONAL BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DI UNIT RAWAT INAP RS STELLA MARIS MAKASSAR</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NUR APRIANTY HAMSY</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Kesehatan Masyarakat</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Di rumah sakit, dampak dari budaya keselamatan pasien yang kurang adalah tingginya
angka Kejadian Tidak Diharapkan seperti infeksi nosokomial dan pasien jatuh, Kejadian
Nyaris Celaka, ataupun kejadian sentinel. Budaya keselamatan pasien dipengaruhi oleh
beberapa faktor personal, diantaranya komitmen personal, pengetahuan, dan kompetensi
petugas kesehatan yang bertugas di rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
gambaran faktor personal budaya keselamatan pasien di unit rawat inap RS Stella Maris
Makassar. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan sampel
berjumlah 64 orang yang terdiri dari 58 perawat dan 6 bidan yang bekerja di unit rawat inap
RS Stella Maris Makassar dengan teknik pengambilan sampel secara Stratified Random
Sampling dari jumlah populasi sebanyak 174 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
mayoritas perawat dan bidan RS Stella Maris Makassar memiliki budaya keselamatan pasien
yang baik sebesar 100%. Dilihat dari komitmen personal terdapat 68.8% responden yang
dalam kategori baik dan 31.2% dalam kategori kurang baik. Dan untuk pengetahuan
keselamatan dan kompetensi responden 100% dalam kategori baik. Secara keseluruhan,
gambaran faktor personal budaya keselamatan pasien di unit rawat inap RS Stella Maris
Makassar tergolong baik ditinjau dari segi komitmen, pengetahuan keselamatan pasien dan
kompetensi dalam penerapan keselamatan pasien.
Kata Kunci: Budaya Keselamatan Pasien, Faktor Personal, Rawat Inap</note>
<classification>SKRIPSI KES57</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KES57</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KES57</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KES57</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="862" url="" path="/NUR APRIANTY HASMY.pdf" mimetype="application/pdf">Gambaran Faktor Personal Budaya Keselamatan Pasien di Unit Rawat Inap RS Stella Maris Makassar</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>614</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-13 10:33:55</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-13 10:37:32</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>