<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="647">
<titleInfo>
<title>ANALISIS SPASIAL KEJADIAN TUBERKULOSIS DI DAERAH DATARAN TINGGI KABUPATEN GOWA</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MULI REZKY</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Kesehatan Masyarakat</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2017</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Suhu yang rendah dan kelembaban udara yang tinggi di daerah dataran tinggi merupakan keadaan yang dapat mendukung perkembangbiakan bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kejadian tuberkulosis berdasarkan kondisi fisik rumah di daerah dataran tinggi Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan observasional deskriptif dengan menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Jumlah populasi adalah seluruh pasien tuberkulosis yang tercatat pada rekam medik di Puskesmas Parangloe, Tinggimoncong dan Tamaona mulai bulan Januari-Desember 2016. Jumlah sampel sebanyak 57 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Analisis data spasial menggunakan Quantum GIS sedangkan analisis deskriptif menggunakan SPSS 17.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi kejadian tuberkulosis berdasarkan lingkungan fisik rumah yang memenuhi syarat yaitu: suhu sebanyak 43 rumah (75.4%), kelembaban sebanyak 17 rumah (29.8%), luas ventilasi sebanyak 11 rumah (19.3%), kepadatan hunian sebanyak 50 rumah (87.7%), kondisi lantai sebanyak 22 rumah (38.6%), dan kondisi dinding sebanyak 21 rumah (36.8%). Overlay kondisi lingkungan fisik rumah dan kejadian tuberkulosis tertinggi 33% sebanyak 18 rumah. Buffer jarak rumah responden dengan puskesmas, jauh sebanyak 33 rumah (57.9%) dan dekat sebanyak 24 rumah (42.1%). Gradasi ketinggian wilyah tempat tinggal penderita tuberkulosis yaitu 200 m dpl sebanyak 43 rumah (75.4%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor lingkungan fisik rumah yang memenuhi syarat adalah suhu dan kepadatan hunian sedangkan yang tidak memenuhi syarat adalah kelembaban, luas ventilasi, kondisi lantai dan kondisi dinding. Sebagian besar rumah penderita tuberkulosis tidak memenuhi syarat, jauh dari pusat pelayanan kesehatan, dan berada di ketinggian &#62;200 m dpl. Diperlukan penelitian lebih lanjut terkait analisis spasial kejadian tuberkulosis di daerah dataran tinggi dengan melihat faktor-faktor penyebab tuberkulosis lainnya.
Kata Kunci : Kondisi fisik lingkungan rumah, SIG, Tuberkulosis, Dataran Tinggi</note>
<classification>SKRIPSI KE103</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KE103</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KES103</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KES103</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="896" url="" path="/SKRIPSI MULI REZKY (Bab 1-5 edit).pdf" mimetype="application/pdf">i ANALISIS SPASIAL KEJADIAN TUBERKULOSIS DI DAERAH DATARAN TINGGI KABUPATEN GOWA</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>647</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-13 14:32:04</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-13 14:34:23</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>