<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="658">
<titleInfo>
<title>GAMBARAN FAKTOR RISIKO KEGAGALAN KONTRASEPSI DI RSKD IBU DAN ANAK PERTIWI MAKASSAR TAHUN 2016</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NUR ASISAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Kesehatan Masyarakat</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2016</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya mewujudkan kebahagiaan dan kesejahteraan keluarga. Tujuan utama dari KB adalah untuk lebih meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak. Namun banyak akseptor KB yang mengalami kegagalan kontrasepsi. Tingkat keberhasilan dan kegagalan kontrasepsi bersifat multifaktorial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran faktor risiko kegagalan kontrasepsi di RSKDIA Pertiwi Makassar.
Jenis penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di RSKDIA Pertiwi Makassar pada bulan September – November 2016. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu yang berkunjung ke ANC, pernah menjadi akseptor KB dan mengalami kegagalan kontrasepsi. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 31 responden. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan faktor umur, sebagian besar responden berusia 21-30 tahun yaitu sebanyak 25 responden (80,7%). Berdasarkan faktor kedisplinan, seluruh responden tidak disiplin dan patuh terhadap metode kontrasepsi yang digunakan dan berdasarkan jenis kontrasepsi, sebagian besar menggunakan kontrasepsi suntik yaitu sebanyak 22 responden (71%),
Berdasarkan hasil penelitian ini, sebaiknya petugas kesehatan terutama bidan bekerja sama dengan instansi kesehatan mengadakan kegiatan konseling dan penyuluhan agar dapat meningkatkan pengetahuan dan informasi ibu hamil serta suami faktor resiko kegagalan kontrasepsi.
Kata Kunci : kegagalan kontrasepsi, umur, kedisiplinan, jenis kontrasepsi</note>
<classification>SKRIPSI KES98</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KES98</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KES98</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KES98</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="908" url="" path="/12 BAB 1-5.pdf" mimetype="application/pdf">GAMBARAN FAKTOR RISIKO KEGAGALAN KONTRASEPSI DI RSKD IBU DAN ANAK PERTIWI MAKASSAR TAHUN 2016</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>658</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-13 14:49:01</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-13 14:51:48</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>