<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="686">
<titleInfo>
<title>Analisis Residu Pestisida pada Tomat Buah dan Tomat    Sayur  di Pasar Swalayan Kota Makassar</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>IDA FITRIANI MASRUN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Kesehatan Masyarakat</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2014</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Tomat termasuk sayuran yang banyak dikomsumsi oleh rumah tangga, baik dalam keadaan segar maupun sebagai bumbu. Tomat merupakan jenis sayuran yang berpeluang mengandung residu pestisida melebihi batas maksimum residu (BMR) karena buah disemprot pestisida secara langsung selama proses produksi. Residu pestisida yang terdapat dalam produk pertanian menimbulkan efek yang bersifat tidak langsung terhadap konsumen, namun dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan kesehatan diantaranya berupa gangguan pada syaraf dan metabolisme enzim.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan residu pestisida pada tomat buah luar provinsi dan tomat sayur dalam provinsi di pasar swalayan X dan Y kota Makassar dan keamanannya untuk dikomsumsi. Metode penelitian dalam penelitian ini yaitu observational dengan pendekatan deskrptif. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengujian Pestisida BPTPH Sulawesi Selatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa residu pestisida dengan bahan aktif klorpirifos pada sampel tomat buah luar provinsi di pasar swalayan Y tidak terdeteksi berdasarkan batas deteksi alat kromatografi gas. Sedangkan hasil pemeriksaan sampel pada tomat sayur dalam provinsi di pasar swalayan X dengan bahan aktif profenofos terdeteksi berdasarkan alat kromatografi gas dengan konsentrasi 0,035 mg/kg. Nilai ini masih berada di bawah nilai ambang batas BMR pestisida berdasarkan SNI 7313  tahun 2008 yaitu 2 mg/kg.
Disarankan kepada konsumen untuk mencuci tomat menggunakan sabun sayur sebelum dikomsumsi dan para pedagang sayuran agar tetap menjaga kebersihan tomat sehingga mutunya terjamin dan aman bagi kesehatan.

Kata Kunci: Residu, Pestisida, Tomat buah, Tomat sayur, Pasar swalayan.</note>
<classification>SKRIPSI KES174</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KES174</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KES174</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KES174</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="942" url="" path="/BAB I-III.docx" mimetype="application/msword">Analisis Residu Pestisida pada Tomat Buah dan Tomat    Sayur   di Pasar Swalayan Kota Makassar</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>686</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-14 13:02:47</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-14 13:10:11</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>