<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="695">
<titleInfo>
<title>Peningkatan Kualitas Air Sumur Gali pada Parameter Mangan (Mn), Besi (Fe) dan Coliform dengan Pemanfaatan Biji Asam (Tamarindus Indica) dan Biji Kelor(Moringa Oleifera) di Pesantren Tahfizhul Qur’an Al-Imam Ashim.</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Hastuti Indriani Sahabuddin</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Kesehatan Masyarakat</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2014</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Abstrak.Serbuk biji asam jawa mengandung tanin, minyak esensial, dan polimer alami (protein) seperti pati, getah, dan albuminoid. Sedangkan biji kelor mengandung zat aktif rhamnosyloxy-benzil-isothiocyante, yang mampu mengadsorbsi dan menetralisir partikel-partikel lumpur serta logam yang terkandung dalam limbah tersuspensi dengan partikel kotoran yang melayang dalam air
Penelitian ini dilakukan di Pesantren Tahfizhul Qur’an Al-Imam Ashim dan pemeriksaan sampel dilakukan di Laboratorium Badan Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, yang bertujuan untuk mengetahui berapa besar tingkat penurunan kandungan mangan (Mn), besi (Fe) dan total coliform dengan memanfaatkan biji asam jawa dan biji kelor pada air sumur gali. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian secara kuantitatif dengan pendekatan penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment). 
Berdasarkan hasil penelitian  tentang  peningkatan kualitas air sumur gali pada parameter mangan (Mn), besi (Fe), dan coliform dengan pemanfaatan biji asam dan biji kelor, maka dapat diambil kesimpulan untuk uji Laboratorium bahwa tingkat kadar mangan (Mn) pada air sumur gali sebelum mendapat perlakuan adalah 0.42 ppm, besi (Fe) 8.15 ppm dan total coliform 490 APM/100 ml. Kemudian terjadi penurunan tingkat kadar mangan sesudah mendapat perlakuan dan didapatkan nilai tertinggi pada perlakuan A:K 250:750 mg/L sebanyak 0.23 ppm atau 45.23%. Pada parameter besi (Fe) terjadi penurunan</note>
<classification>SKRIPSI KES160</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KES160</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KES160</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KES160</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="951" url="" path="/HASTUTI.docx" mimetype="application/msword">Peningkatan Kualitas Air Sumur Gali pada Parameter Mangan (Mn), Besi (Fe) dan Coliform dengan Pemanfaatan Biji Asam (Tamarindus Indica) dan Biji Kelor(Moringa Oleifera) di Pesantren Tahfizhul Qur&rsquo;an Al-Imam Ashim.</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>695</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-14 13:20:51</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-14 13:25:23</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>