<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="702">
<titleInfo>
<title>Analisis Residu Pestisida Pada Cabai Merah Keriting dan Cabai Merah Besar di Pasar Tradisional Kota Makassar Tahun 2014</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RISKI AMALIAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Kesehatan Masyarakat</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2014</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Cabai (capsicum annum) merupakan salah satu komoditas sayuran penting. Residu pestida adalah kandungan pestisida yang masih tersisa setelah diaplikasikan ketanaman. Di Indonesia pestisida banyak digunakan dalam bidang pertanian untuk meningkatkan produksi pangan. Efek samping penggunaan pestisida dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan meninggalkan residu pestisida dalam hasil pertanian. Residu pestisida pada batas kadar tertentu akan membahayakan kesehatan terutama bila dikomsumsi terus-menerus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan residu pestisida pada cabai merah keriting dan cabai merah besar di Pasar Tradisional Kota Makassar Tahun 2014. 
Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Motode pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara. Pemilihan sampel berdasarkan metode purposive sampling, kriteria sampel yaitu cabai dari distributor utama ke dua pasar, cabai merah keriting dan cabai merah besar yang masih segar, cabai yang tidak mendapatkan perlakuan apapun dari distributor. Selanjutnya data dianalisis berdasarkan hasil penelitian/pemeriksaan laboratorium menggunakan alat kromatografi gas, kemudian dibandingkan dengan nilai baku mutu residu (BMR) SNI 7313 Tahun 2008.
Hasil penelitian ini menunjukkan terdeteksinya residu pestisida dengan bahan aktif profenofos pada cabai merah besar yang di ambil dari distributor pasar Pa’baeng-baeng dan pasar Terong Kota Makassar Tahun 2014 yaitu</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KES167</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KES167</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="959" url="" path="/BAB IV.docx" mimetype="application/msword">Analisis Residu Pestisida Pada Cabai Merah Keriting dan Cabai Merah Besar di Pasar Tradisional Kota Makassar Tahun 2014</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>702</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-14 13:34:21</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-14 13:36:45</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>