<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="713">
<titleInfo>
<title>Gambaran Asupan Makanan dan Prestasi Belajar Siswa Anemia dan Non Anemia di MA Muhammadiyah Ereng-Ereng Kabupaten Bantaeng Tahun 2014</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ali Ansar</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Kesehatan Masyarakat</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2014</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Anemia merupakan masalah gizi yang muncul sebagai akibat dari defisiensi zat gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran asupan makanan dan prestasi belajar siswa anemia dan non anemia di MA Muhammadiyah Ereng-Ereng Kabupaten Bantaeng. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan melalui pendekatan deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 47 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 47 responden yang diteliti yang berstatus anemia yaitu (31,9%) dan yang tidak berstatus anemia yaitu (68.1%). Yang mengalami anemia secara keseluruhan asupan zat besinya kurang, (8.5%)  asupan protein cukup dan (23.4%) dengan asupan protein kurang, (2,1%) asupan belajar kategori baik dan (21,3%) dengan prestasi belajar kategori kurang. Sedangkan yang tidak mengalami anemia (8,5%) dengan asupan zat besi cukup dan (59,6%) dengan asupan zat besi kurang, (44,7%) asupan protein  cukup dan vitamin C cukup dan (29,8%) dengan asupan vitamin C kurang, (10,8%) prestasi (23,4%) dengan asupan protein kurang, (31,9%) asupan Vitamin C cukup dan (36,2%) dengan asupan vitamin C kurang, (31,9%) prestasi belajar baik dan (36,2%) dengan prestasi belajar kategori kurang.
Perlu untuk meningkatkan asupan zat gizi (zat besi, protein, vitamin C) bagi siswa yang konsumsi zat gizinya kurang sehingga memenuhi angka kecukupan gizi yang dianjurkan, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

Kata Kunci : anemia, non anemia, prestasi belajar, protein, vitamin C, zat besi
Daftar Pustaka : 21 (2001 – 2013)</note>
<classification>SKRIPSI KES172</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KES172</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KES172</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KES172</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>713</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-14 14:29:08</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-14 14:30:46</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>